Imbas Nyata Adanya RIB, Prof Bisri: RW 4 Ijo Royo-Royo

Sep 10, 2021 13:47
Prof Bisri, Ketua Takmir Masjid Al-Fattah Ali (baju putih)(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Prof Bisri, Ketua Takmir Masjid Al-Fattah Ali (baju putih)(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Tim Rumah Ibadah Bergerak (RIB) melakukan Peninjauan di masjid percontohan Program Rumah Ibadah Bergerak (RIB), Masjid Al Fattah Ali, Jumat (10/9/2021). Tampak jelas, adanya program RIB membawa dampak dan manfaat yang sangat besar, khususnya dalam penanganan Covid 19 dilingkungan sekitar.

Ketua Takmir Masjid Al-Fattah Ali Prof Dr Ir H Mohammad Bisri menyampaikan, jika Masjid Al Fattah Ali merupakan masjid yang pertama kali menjadi pilot project RIB. Disini, Takmir masjid berkolaborasi dengan masyarakat dan seluruh unsur lainnya untuk bersama menangani Covid-19. Bahkan, pihak masjid kemudian membentuk Tim Pelaksana Masjid Al Fattah Ali Peduli Covid.

1

"Tujuannya hanya satu, kemandirian kesehatan warga. Kalau warga tau bagaimana menangani Covid-19 secara benar, ke depan tentunya tak akan merepotkan tetangga maupun pemerintah," jelasnya.

Di dalam RIB, tentunya terdapat upaya-upaya dalam menanggulangi penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan memberikan pemahaman dan cara-cara berikhtiar melawan Covid-19 melalui ngaji Covid. Dijelaskannya Bisri, terdapat dua ikhtiar, yakni ikhtiar batin dan ikhtiar dhohir.

"Selesai tidaknya pandemi tergantung kita. Karena ikhtiar yang dilakukan, Alhamdulillah RW 4 saat ini sudah ijo royo-royo," terangnya.

Dengan ngaji Covid, juga bisa memberikan pemahaman terhadap masyarakat, yang semula takut vaksin kini antuasias vaksin. Hal tersebut dijelaskan Bisri, bahwa kini telah 90 persen warga di RW 4 sudah mengikuti vaksinasi.

Meskipun begitu, ditegaskan Bisri jika sebagai seorang manusia tidak boleh bersikap sombong. Sebab, Allah tentunya membenci sikap sombong.

"Kita tak boleh sombong. Mentang-mentang sudah di vaksin maka gak taat protokol kesehatan, akhirnya sama Allah bisa dikasih lagi (sakit)," bebernya.

Bukan hanya mewujudkan kemandirian dalam kesehatan. Kesejahteraan masyarakat juga dibantu dengan pemberian sembako. Dalam pemberian sembako, telah diberikan sebanyak lima kali dengan jumlah warga yang menerima 125 orang. 

"Tapi kita tetap Istiqomah  Tiap minggu Ngaji Covid dan sodaqoh," pungkasnya. 

2

Sementara itu, dalam tinjauan Tim RIB, juga dihadiri oleh sang inisator yang juga Dirut Jatim Times Lazuardi Firdaus, tokoh perempuan Malang Fitriyah Liza Min Nelly dan Koordinator Pengaduan Pelayanan Publik Malang Raya Sudarno. Turut juga dihadiri oleh Camat Heri Sunarko, Lurah Penanggungan Solikin Sos MSi dan Kabag Kesra, Ahmad Mabrur.

Topik
Rumah Ibadah Lawan Covid 19koramil jogorojoKota MalangProf Bisri
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru