Tersangka JEP Pemilik SPI Belum Ditahan karena Kooperatif, Polda Jatim Siap Limpahkan Berkas ke Kejaksaan

Sep 10, 2021 12:17
Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait bersama dua korban saat di Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)
Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait bersama dua korban saat di Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)

JATIMTIMES - JEP pemilik sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual, kekerasan fisik, dan eksploitasi ekonomi oleh Polda Jatim pada 5 Agutus lalu. Namun hingga saat ini JEP tidak ditahan lantaran kooperatif.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait saat kedatangannya di Polres Batu, Kamis (9/9/2021). Karena JEP kooperatif dalam memenuhi panggilan Polda Jatim.

“Kami mendapatkan informasi hingga saat ini belum ditahan lantaran tersangka JEP pemilik SPI Kota Batu berperilaku kooperatif. Sehingga hingga saat ini tidak ditahan,” ungkapnya.

Kemudian JEP juga tidak menghilangkan barang bukti dalam kasus ini. Sehingga membuat pihak kepolisian menggunakan hak diskresi untuk tidak menahan JEP.

Ia menambahkan hingga saat ini Polda Jatim sudah mempersiapkan berkas perkara dugaan kekerasan seksual di SPI Kota Batu ini. Bahkan berkas perkara juga sudah siap, sehingga berkas segera dilimpahkan ke kejaksaan.

“Perkembangannya hasil penyidik Polda Jatim juga dari Humas Polda Jatim kalau berkas perkara JE sedang dipersiapkan untuk diserahkan ke kejaksaan,” tambahnya.

Sedang Komnas PA melaporkan JEP atas dugaan kasus tersebut sejak akhir bulan Mei silam. Dalam laporan tersebut didapati korba sebanyak 14 orang, seluruhnya merupakan alumni SPI Kota Batu.

Para korban akhirnya melaporkan JEP setelah beberapa tahun lamanya, lantaran tidak ingin kejadian yang dialami mereka menimpa adik kelasnya yang saat ini bersekolah di sana.

Sebab kejadian yang menimpa para korban bukan hanya terjadi di lingkungan sekolah, tetapi diduga juga berlangsung saat mereka melakukan kunjungan di luar negeri. Kemudian juga di rumah tersangka di Surabaya.   

Topik
kasus gratifikasi edi rumpokoKeistimewaan jin dan setanalumni sma spi kota baturisna amaliapelecehan seksuankorban spi kota batu
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru