Sebut Beli Lahan pada 2009, Rocky Gerung Anggap Somasi Sentul City Cuma Prank

Sep 10, 2021 12:07
Rocky Gerung (Foto: Tempo)
Rocky Gerung (Foto: Tempo)

JATIMTIMES - Belakangan ini publik dihebohkan soal kabar pengamat politik Rocky Gerung disomasi Sentul City atas hak kepemilikan tanah. Sentul City mengeklaim bahwa lahan di mana rumah Rocky Gerung berdiri merupakan hak miliknya menurut sertifikat hak guna tanah.

Rocky pun akhirnya bersuara mengenai hal tersebut. Ia mengatakan bahwa somasi Sentul City itu sudah ia terima dari 1 bulan yang lalu.

Ia bahkan hanya menganggap somasi hak tanah itu hanyalah sekedar prank belaka.

"Sebetulnya soalnya sederhana bahwa Sentul City menuduh saya, mengancam untuk meninggalkan tempat itu dalam waktu 7 hari, seminggu," ungkap Rocky Gerung dikutip Isu Bogor Jumat (10/9/2021).  

"Dan saya menganggap bahwa itu prank karena dia bilang itu punya dia," sambungnya.

Rocky lalu mejelaskan bahwasanya ia sudah tinggal di tempat itu dari tahun 2009 dan mengaku telah menguasai tanah tersebut secara fisik dan legal. Pengamat dengan ciri khas kata 'dungu' itu juga bercerita jika surat somasi yang dikirim Sentul City diberikan kepadanya lewat pagar rumahnya.

"Tapi lebih dari itu, yang mengherankan adalah bahwa surat somasinya di sisipin di pagar rumah saya," ujarnya.

Seharusnya, kata Rocky, pihak Sentul City akan lebih bagus jika waktu itu menemuinya langsung dan mengobrol tentang apa duduk permasalahannya. Tak segan-segan, Rocky bahkan menyebut Sentul City kurang ajar lantaran telah melayangkan somasi atas hak tanah dan rumahnya.

"Itu kan kurang ajar! Tapi saya anggap kekurang ajaran itu sebagai pelajaran aja bagi kita bahwa banyak kasus seperti saya itu," tegasnya.

Kronologi kepemilikan tanah atas Rocky Gerung berdasarkan dokumen yang dibagikan Haris Azhar:

1 Juni 2009

Rocky mengaku membeli oper alih garapan dari H Andi Junaedi pada 1 Juni 2009. Penandatanganan surat pernyataan jual beli garapan Jaya disaksikan oleh Jaya selaku Ketua RT dan Bapak Ending selaku Ketua RW 11. 

Surat jual beli garapan itu juga ditandatangani oleh Didin selaku Kudus V Kelurahan Bojong Koneng.

"Bapak Rocky Gerung membeli oper alih Garapan dari H. Andi Junaedi yang terletak di Blok 026 Kampung Gunung Batu RT 02 RW 11, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, luas tanah 800 M2 dengan batas-batas sebagai berikut, sebelah utara: Garapan Agus; Sebelah Timur: Jalan Raya; Sebelah Selatan Garapan Rita Wita; Sebelah Barat: Garapan Agus," demikian bunyi poin pertama dokumen yang dibagikan Haris Azhar selaku kuasa hukum Rocky. 

H Andi Junaedi disebut juga membuat surat keterangan tidak sengketa terkait tanah garapan yang dijual kepada Rocky. Saat itu, Kepala Desa Bojong Koneng, yakni H Acep Supriyatna menyatakan bahwa tanah garapan yang dibeli Rocky itu adalah tanah yang terdaftar pada agenda Desa Bojong Koneng yang digarap oleh H Andi Junaedi.

21 Juni 2009

Pada 21 Juni 2009, H Andi Junaedi menerima uang Rp 13.500.000 (Rp 13,5 juta) dari Rocky Gerung. Penerimaan uang itu dituangkan dalam dokumen dengan nama 'Tanda Terima dari Rocky Gerung'.

31 Mei 2009

Kemudian, di akhir Mei 2009, H Andi Junaedi kembali menerima uang muka sebesar Rp 20.000.000 (Rp 20 juta) dari Rocky Gerung. Penerimaan uang muka itu tertuang dalam kwitansi penerimaan uang muka.

2 Januari 2020

Rocky telah melakukan pembayaran PBB dengan letak objek tanah pada kampung batu RT 002 RW 011, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, seluas 800 m2 sebesar Rp 82.400.

"2 Januari 2020, SPPT dengan NOP 32.03.121.008.026-0255.0 a.n Rocky Gerung," begitu tertulis dalam dokumen.

28 Juli 2021

Dalam dokumen yang dibagikan Haris Azhar, dijelaskan perihal somasi dari Sentul City. Somasi ke-1 dari Sentul City dengan Nomor 128/SCLND/VII/2021 tertanggal 28 Juli 2021, yang isinya memperingatkan bahwa Sentul City merupakan pemilik sah atas bidang tanah dengan sertifikat SHGB Nomor 2412 dan 2411 Desa Bojong Koneng.

"Apabila memasuki wilayah tersebut akan dilakukan tindakan tegas atas dugaan tindak pidana Pasal 167, 170 dan Pasal 385 KUHPidana dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara," demikian tertulis dalam dokumen.

"Memberikan waktu 7x24 jam apabila tidak membongkar dan mengosongkan maka akan meminta bantuan Satuan Polisi Pamong praja untuk merobohkan dan menertibkan bangunan-bangunan'.

2 Agustus 2021

Dilakukan pertemuan antara warga, perangkat Desa Bojong Koneng, termasuk kepala desa, ketua RT dan RW, atas undangan Sentul City yang disampaikan melalui grup WhatsApp. Dalam pertemuan itu, tidak ditunjukkan luas wilayah atau peta wilayah kepemilikan tanah Sentul City.

Selain itu, dalam pertemuan ada juga kesepakatan yang dibuat.

"Bahwa dalam pertemuan tersebut disepakati antara PT Sentul City Tbk, bersama dengan Warga setempat untuk membentuk tim yang bertujuan untuk mengetahui letak batas wilayah Kampung Batu, Kelurahan Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor," demikian tertulis dalam dokumen.

Topik
Rocky Gerungpoedak galeryrocky gerung vs sentul citylayanan pdam kota malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru