Transportasi Darat Mulai Berjalan, Ini Syarat Naik Bus AKAP atau AKDP

Sep 09, 2021 19:28
Beberapa armada bus yang mulai beroperasi di TTA Arjosari (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)
Beberapa armada bus yang mulai beroperasi di TTA Arjosari (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Pelaksanaan PPKM Level 3 di Kota Malang yang kembali diperpanjang hingga 13 September 2021 setidaknya juga membawa sedikit kelonggaran. Salah satunya yakni akses khusus bagi transportasi darat antar-kota dan antar-wilayah.

Pengawas lapangan TTA Arjosari Purnomo mengatakan terminal tipe A (TTA) Arjosari saat ini mulai kembali beroperasi secara normal. Tetapi beroperasinya terminal tersebut juga harus dengan berbagai persyaratan. Salah satunya penumpang diwajibkan melakukan QR code PeduliLindungi.

“Penerapan dilakukan dalam beberapa pekan ini. Petugas juga melakukan sosialisasi kepada penumpang yang belum tahu dan memberi contoh memasukkan aplikasinya (PeduliLindungi),” kata Purnomo, Kamis (9/9/2021).

Syarat penumpang harus tervaksin ketika menggunakan transportasi darat. Itu adalah bentuk memberikan rasa aman dan nyaman. Namun bukan hanya penumpang. Pihaknya juga memastikan para kru TTA Arjosari telah tervaksin dan memiliki aplikasi PeduliLindungi.

“Sudah 86 persen kru yang telah tervaksin. Kami juga melakukan pemeriksaan rutin bagi kru ataupun bus yang akan beroperasi,” ungkap dia.

Pada PPKM Darurat sebelumnya, TTA Arjosari sempat berhenti beroperasi sementara. Hal itu karena aturan yang diberlakukan dan membuat armada bus tidak beroperasi sehingga terminal pun terlihat sepi.

“Kalau saat PPKM Level 4 itu sudah beroperasi, tapi beberapa armada saja. Ya masih jauh dari normal atau hari-hari biasanya,” kata dia.

Pada PPKM Level 3 ini, TTA Arjosari mulai kembali normal. Hal itu dapat dilihat dari armada yang beroperasi. Hampir dari seluruh armada AKAP (antar-kota antar-provinsi) dan AKDP (antar-kota dalam provinsi).

“Bisa dibilang mendekati normal ya. Kalau normal, armada AKAP mendekati 45 dan AKDP sekitar 200. Kalau di PPKM Level 3 ini, AKAP mencapai 40 dan AKDP mencapai 110 armada,” beber Purnomo.

Meski pengoperasiaannya dikatakan sudah terbilang hampir normal, penumpang  masih jauh dari kata normal. Pasalnya, secara garis besar, hitungan keadaan normal bagi armada bus yang mencari penumpang per harinya mencapai ribuan.

“Kalau penumpang ya masih 35 persenan lah. Dari data kemarin jumlah penumpang AKAP sekitar 86 saja dan AKDP sekitar 142 penumpang,” tuturnya.

Purnomo pun berharap ketika moda transportasi darat itu sudah berjalan, masyarakat yang ingin bepergian keluar kota agar melengkapi seluruh persyaratan yang ada. Hal itu dilakukan agar penyebaran covid-19 tak kembali naik dan seluruh kegiatan bisa segera berangsur kembali normal.

“Khususnya Kota Malang, masyarakat apabila ingin melakukan perjalanan dimohon untuk persyaratan itu dipenuhi dulu. Punya vaksin hingga hasil swab. Kami saja (kru) juga menjalankan itu. Ini dilakukan untuk bersama agar covid-19 bisa segera berakhir,” pungkasnya.

Topik
Operasi Busterminal arjosarikarcis berlangganan
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru