Gudang Barang Bekas Terbakar, Damkar Butuh Waktu Satu Jam Untuk Padamkan Api

Sep 09, 2021 16:17
Petugas Damkar Kota Malang saat memadamkan api (foto: Damkar Kota Malang for MalangTIMES)
Petugas Damkar Kota Malang saat memadamkan api (foto: Damkar Kota Malang for MalangTIMES)

JATIMTIMES - Gudang barang bekas di Jalan Kyai Paseh Jaya, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang terbakar. Beruntung, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang segera tiba sehingga tidak membumihanguskan rumah di sekitar gudang tersebut.

Kepala UPT Damkar Kota Malang, M Teguh Budi Wibowo mengatakan api yang membakar gudang merambat dengan cepat hingga 50 meter. Hal itu karena banyak material yang mudah terbakar, seperti botol plastik, boneka plastik hingga barang-barang lain yang berbahan dasar plastik.

Diketahui, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat sekitar pukul 8.58 WIB. Setelah mendapatkan laporan itu, tak berselang lama anggotanya langsung berangkat menuju lokasi kejadian dengan mengerahkan 5 armada dan 20 personel. Dan tepatnya pukul 09.10 WIB petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

“Untungnya saat saya bersama personel menuju lokasi kejadian tidak terjebak macet di Pasar Gadang, jadi bisa segera bergegas melakukan pemadaman,” ujarnya saat dijumpai MalangTIMES di Mako Damkar Kota Malang, Kamis (9/9/2021).

Selama proses pemadaman dijelaskan Teguh, pihaknya tidak mengalami kendala yang berat. Hanya saja, banyaknya warga yang menonton sedikit mempersulit gerak petugas ketika memadamkan api.

“Itu kendala klasik ya, tapi tidak masalah. Kebetulan yang terbakar tadi bahan-bahan plastik jadi didalam itu harus kami buka dulu dan kami bongkar barang itu sampai ketemu sumbernya, sambil kami genangin dengan air, biar tidak ada api merambat,” tuturnya.

Kegigihan petugas Damkar Kota Malang memadamkan api berakhir selama kurang lebih satu jam. Dan beruntung kejadian tersebut tidak memakan korban. “Pemadaman lancar. Kami terbantu juga karena dekat dengan sungai. jadi pengambilan air langsung dari sungai,” terang Teguh.

Atas kejadian itu, Teguh memberikan imbauan kepada masyarakat agar pada saat puncak musim kemarau saat ini lebih waspada ketika menyalakan api. Sebab, risiko api membesar cukup tinggi dengan banyaknya angin yang berhembus.

“Cuaca semakin panas, kalau membakar sampah di tunggu dan kalau bisa membakar di tempat yang terbuka. Dan pastikan sampai sampah tersebut benar-benar padam,” imbau Teguh.

Topik
Damkar Kota Malangkebakaran kota malangTeguh Budi Wibowo
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru