Optimis Segera Turun Level, Capaian Indikator Penilaian PPKM Kota Malang Hampir Terpenuhi

Sep 08, 2021 12:35
Ilustrasi. (Foto: Source google).
Ilustrasi. (Foto: Source google).

JATIMTIMES - Pelaksanaan PPKM Jawa-Bali yang kembali diperpanjang hingga 13 September 2021 mendatang masih mengharuskan Kota Malang berstatus PPKM Level 3. Meski begitu, target bisa turun di PPKM Level 2 terus dioptimalkan.

Hal itu bisa dilihat dari beberapa indikator penilaian PPKM Level yang hampir terpenuhi. Perlahan, angka kasus tambahan konfirmasi positif Covid-19 tak begitu naik signifikan. Hal itu juga beriringan dengan angka kesembuhan yang terus meningkat, yang tentunya menjadi pertimbangan untuk bisa menurunkan level PPKM.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif menyatakan, untuk bisa menurunkan level PPKM, maka harus mengacu pada penilaian yang ditetapkan pemerintah pusat. Adapun, indikator-indikator penilaian PPKM Level di Kota Malang sudah hampir terpenuhi. 

"Di kita, angka konfirmasi positif Covid-19 dalam 1 minggu tidak boleh lebih dari 150/100 ribu penduduk, kita sudah dibawah itu. Kemudian, pasien yang dirawat tidak boleh lebih dari 30/100 ribu penduduk per minggu, ini kita juga sudah dibawah itu," ujarnya.

Capaian indikator lainnya, dijelaskan Husnul, berkaitan dengan angka kematian yang standarnya tidak boleh lebih dari 5/100 ribu penduduk setiap minggunya. Lalu, pelaksanaan tracing setidaknya 1:15.

"Angka kematian itu kita sudah bisa lewati, sehingga kita bisa ke level 3. Untuk tracing yang dilakukan, rasio paling tidak 1: 10 atau 1:15, ini terus kita upayakan," imbuhnya.

Lebih lanjut, untuk capaian indikator lainnya yang juga terus diupayakan berkaitan dengan angka Bed Occupancy Rate (BOR) di Kota Malang. Dengan penanganan kasus saat ini, rumah sakit-rumah sakit rujukan dinilai telah menurun.

Termasuk kapasitas BOR di tempat isolasi terpusat di Kota Malang, yang saat ini juga terus mengalami penurunan. Meskipun, tetap disiapkan beberapa tempat isoter untuk fasilitasi pasien Covid-19.

"BOR kita memang sudah jauh turun, baik ICU, IGD, dan ruang isolasi. Kalau bisa dibawah 30 persen ini kita bisa di Level 2," tandasnya.

Sebagai informasi, hingga kemarin (Rabu, 7/9/2021) kasus Covid-19 di Kota Malang mencapai angka 15.121, ada penambahan sebanyak 35 pasien. Seiring dengan itu, penambahan angka kesembuhan juga terjadi sebanyak 50 orang, kini totalnya 13.743.

Sedangkan, angka kematian akibat Covid-19 di Kota Malang tercatat tidak ada penambahan atau totalnya 1.100. Sementara, pasien dalam pemantauan saat ini totalnya 278 pasien.

Topik
Kasus Covid 19tempat isolasikhitan massal pemkot madiunKota Malangdr Husnul Muarif
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru