PTMT Telah Berjalan, Sekitar 10 Ribu Siswa di Kota Malang Telah Tervaksin

Sep 07, 2021 20:10
Ilustrasi pelaksanaan vaksinasi pelajar  di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Malang, Selasa (31/8/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Ilustrasi pelaksanaan vaksinasi pelajar  di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Malang, Selasa (31/8/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di Kota Malang telah berjalan sejak hari Senin (6/9/2021) kemarin. Menurut catatan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang capaian vaksinasi masih sekitar 10 ribu. 

Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana mengatakan, dari 45 ribu siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Malang masih sekitar 25 persen yang sudah disuntik vaksin. 

"Masyarakat tidak usah resah, karena masyarakat yang putra-putrinya ada di Kota Malang mulai SD/MI hingga SMP/MTS semua akan tervaksin. Sekarang 10 ribuan dari 45 ribu," ungkapnya kepada JatimTIMES.com, Selasa (7/9/2021). 

Pihaknya menjelaskan, untuk persyaratan khusus bagi siswa-siswi SD dan SMP minimal berusia 12 tahun. Dengan syarat utama tersebut dan lolos skrining kesehatan para siswa-siswi akan disuntik vaksin. 

Suwarjana mengatakan, vaksinasi pelajar di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes) Malang juga sudah dilakukan sejak hari Selasa (31/8/2021) dengan jadwal bertahap, sesuai dengan pemetaan dari Disdikbud Kota Malang. 

"Perhari dijadwalkan 2.500 siswa, tempatnya ada di Poltekkes Kemenkes Malang, Gedung Graha Cakrawala dan Unisma. Teman-teman BIN di Kota Malang juga sudah menjanjikan (vaksinasi, red)," jelasnya. 

Dengan agenda vaksinasi secara masif tersebut, pihaknya menargetkan akhir Bulan September 2021 vaksinasi pelajar dapat terselesaikan. Mulai dari pelajar SD/MI dan SMP MTs. "Jadi nanti InsyaAllah per September semua sudah tuntas," terangnya. 

Meskipun pada Bulan September 2021 ditargetkan vaksinasi pelajar selesai, pihaknya tidak akan gegabah. Pasalnya, penerapan protokol kesehatan, utamanya menjaga jarak dan menjauhi kerumunan harus tetap dilakukan. 

"Semua sudah kita jadwalkan tetapi mohon maaf kami tidak mau gegabah katakanlah satu hari 10 ribu itu nanti akan terjadi penumpukan," pungkasnya.

Topik
Kurban untuk warga binaanaplikasi gogrinDisdikbud Kota Malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru