Meski Pandemi, Bapenda Kabupaten Malang Optimistis Penuhi Target Pendapatan PBB

Sep 07, 2021 18:06
Kepala Bapenda Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara.(Foto:Riski Wijaya/MalangTIMES).
Kepala Bapenda Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara.(Foto:Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang optimistis bisa memenuhi target pendapatan dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Malang, bahkan dapat melampauinya. Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Bapenda Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara, Selasa (7/9/2021). 

Meskipun saat ini masih di dalam kondisi pandemi Covid-19 dengan masih diterapkannya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat, Made menaytakan pendapatan dari PBB di Kabupaten tidak begitu berpengaruh. Meski secara umum, pandemi Covid-19 berpengaruh pada semua sektor. 

"Penerimaan pajak daerah sektor PBB sejak Januari lalu telah mencapai 65 persen atau Rp 54 miliar dari target Rp 91 miliar. Jadi kurang 35 persen," ujar Made, Selasa (7/9/2021).

Tentu saja, untuk dapat memenuhi target itu, pihaknya berupaya untuk terus menggenjot pendapatan pajak dari sektor PBB. Sementara dari catatan dan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, akan ada peningkatan yang cukup drastis mendekati masa jatuh tempo. 

"Dalam beberapa hari ini, yang masuk sudah mencapai Rp 3,9 miliar, saya yakin Desember nanti  terpenuhi target itu," imbuhnya.

Salah satu strategi yang dilakukan oleh Bapenda adalah dengan mendatangi langsung para wajib pajak (WP), agar yang bersangkutan bisa langsung melunasi kewajiban pajaknya. Selain itu, ia juga mengklaim punya cara yang dinilai ampuh untuk dapat mendulang pendapatan dari sektor pajak. 

Selain melakukan jemput bola, dirinya juga mempermudah pelayanan pembayaran dengan memaksimalkan aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan Pajak Daerah Mandiri (Sipanji).

"Kami jemput bola, para WP kami datangi hingga tingkat desa. Kami terus sosialisasikan, teman-teman camat dan perangkat desa selalu kami ingatkan, supaya masyarakat bisa saling mengingatkan. Jadi mereka bisa membayarkan pajak melalui aplikasi itu. Sehingga tidak perlu repot," ujar pria yang juga merangkap pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang itu.

Made menambahkan, saat ini Bapenda terus mengedepankan keterbukaan informasi terkait pembayaran pajak, yang diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah terus meningkat, dan lebih tertib memenuhi kewajibannya membayar pajak.

"Tidak ada ruginya bayar pajak. Nanti kan semuanya juga akan kembali kepada pada masyarakat. Entah dalam bentuk akses jalan yang lebih memadai, infrastruktur, ataupun hal yang lainnya," pungkasnya.

Topik
Made Arya Wedhantarabapenda kabupaten malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru