Dukung Percepatan Vaksinasi, Polresta Malang Kota Sasar Santri Ponpes Sabilurrosyad

Sep 07, 2021 15:50
Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto dan Dandim 0833/Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona bersama pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad KH Marzuki Mustamar usia meninjau vaksinasi kepada santri, Selasa (7/9/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto dan Dandim 0833/Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona bersama pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad KH Marzuki Mustamar usia meninjau vaksinasi kepada santri, Selasa (7/9/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES -  Polresta Malang Kota  menggelar vaksinasi  pesantren dan rumah ibadah yang diawali di Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Kegiatan ini sebagai bentuk dukungan percepatan vaksinasi demi terwujudnya herd immunity di Kota Malang.

Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto mengatakan vaksinasi di pesantren ini merupakan bentuk nyata dari sinergitas Polri dengan staf khusus presiden RI di Kota Malang dengan tajuk Vaksinasi Merdeka. 

Dalam mewujudkan pelaksanaan vaksinasi di pesantren dan rumah ibadah di Kota Malang, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan jajaran Korem 083/Baladhika Jaya, Kodim 0833/Kota Malang, Dinas Kesehatan Kota Malang, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang. 

"Kita sepakat untuk menggelontorkan vaksin. Pertama di pondok-pondok pesantren. Yang kedua di tempat ibadah," ungkapnya kepada JatimTIMES.com, Selasa (7/9/2021). 

Perwira yang akrab disapa Buher ini menyampaikan, untuk kegiatan vaksinasi di Pondok Pesantren Sabilurrosyad kali ini menggunakan vaksin  Sinovac. Sefangkan tenaga vaksinator diambil dari Tim Dokkes Polresta Malang Kota. 

Vaksinasi yang menyasar para santri dan pengurus pondok pesantren ini tidak ada batasan kuota. "Kita tidak ada total kuota. Semaksimal mungkin kita akan laksanakan karena kami juga minta drop vaksin, baik dari Polri, TNI maupun dari Dinkes. Jadi, semua berkolaborasi," terangnya. 

Lebih lanjut,  gelaran vaksinasi pesantren tidak hanya diperuntukkan bagi santri dan pengurus pondok pesantren, namun juga mengajak masyarakat di sekitar pondok pesantren. 

Terlebih lagi yang membuat nyaman,  gelaran vaksinasi yang dilakukan di lingkup pondok pesantren membuat para santri tidak perlu datang ke gerai-gerai vaksinasi.  "Jadi, ini yang membuat mereka nyaman. Tempat bagi santri yang perempuan ada tempat khusus, sedikit tertutup. Sehingga mereka pada saat disuntik vaksin tidak terlihat orang yang bukan muhrim," ujarnya.

Sedangkan untuk vaksinasi di rumah ibadah, Polres Malang Kota  melalui satintelkam  telah berkoordinasi dengan Ketua PCNU Kota Malang KH Isroqunnajah. Rencananya vaksinasi akan diselenggarakan secara bertahap di rumah-rumah ibadah.

"Kami menyiapkan ada 1.000 dosis vaksin untuk ditargetkan di tempat ibadah. Itu gelombang pertama. Mungkin nanti akan dilaksanakan di sekitar Masjid Jamik'," tuturnya.  "Sehingga kegiatan peribadatan bisa berjalan dengan baik dan masyarakat hablumminallah nya bisa tercapai," imbuhnya. 

Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad sekaligus Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar mengatakan,  vaksinasi di pondok pesantrennya sudah hampir mencapai 100 persen.  "Nanti  akan ada lagi setelah yang santri itu datang kebsini," katanya. 

Lebih lanjut KH Marzuki  menyampaikan,  pondok pesantren di wilayah Jawa Timur secara umum juga telah serentak menggelar vaksinasi dan saat ini masih terus berjalan. Di beberapa pondok pesantren juga harus dilakukan secara bertahap karena jumlahnya yang cukup banyak. 

"Misalnya Lirboyo itu jumlahnya sekitar 35 ribu santri. Itu mesti bertahap-tahap. Ploso sekitar 15 ribu, Sidogiri sekitar 20 ribu, dan yang lain-lain," pungkasnya.

Topik
dapur umum kedirikebakaran rumah desa BorengVaksinasi Covid 19Kapolresta Malang KotaKH Marzuki Mustamar
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru