Diduga Maling Beraksi Dini Hari, Ban Mobil Warga Blimbing Hilang

Sep 06, 2021 20:05
Kondisi mobil sedan dengan nomor polisi N-1367-CX yang ban mobilnya telah hilang dicuri maling, Senin (6/9/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Kondisi mobil sedan dengan nomor polisi N-1367-CX yang ban mobilnya telah hilang dicuri maling, Senin (6/9/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Peristiwa pencurian ban mobil kembali terjadi di Kota Malang. Kali ini menyasar mobil sedan Bimantara Cakra dengan nomor polisi N-1367-CX yang berada di Jalan Marmer, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun JatimTIMES.com, hilangnya ban mobil tersebut terjadi pada hari Sabtu (4/9/2021) yang diduga komplotan pencuri beraksi pada saat dini hari. 

Samudi (60) warga Jalan Marmer RT 01/RW 10 Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang yang merupakan ayah dari pemilik mobik tersebut mengatakan, dirinya menyadari ban dari mobil anaknya hilang saat pergi ke warung untuk membeli makan sekitar pukul 05.00 WIB. 

"Saat itu saya lewat di dekat mobil milik anak saya itu, posisi bannya sudah hilang. Sekitar pukul 02.15 WIB itu ada yang lihat, ada mobil pikap hitam di belakang mobil anak saya itu," ungkapnya kepada JatimTIMES.com, Senin (6/9/2021). 

Dirinya mengaku, mobil sedan milik anaknya itu sudah terparkir di tempat tersebut sejak tiga bulan yang lalu. Hal itu disebabkan anaknya sudah diterima kerja di Kota Jakarta yang kemudian memarkirkan mobilnya di lokasi tersebut.

Ternyata beberapa warga memang sempat melihat sebuah mobil pikap warna hitam yang berhenti didekat mobil sedan milik anak Samudi. Namun, warga tidak menaruh rasa curiga terhadap orang-orang yang berada di mobik pikap tersebut. 

Terlebih lagi, memang di sekitar lokasi terdapat mobik pikap milik warga yang biasanya digunakan untuk mengangkut barang-barang. "Ternyata itu bukan milik warga sini dan akhirnya kami langsung koordinasi dengan perangkat RT dan RW setempat," ujarnya. 

Sementara itu, Samudi yang kesehariannya membuka usaha tambal ban mengaku atas peristiwa pencurian ban mobil anaknya tersebut menelan kerugian hingga Rp 5 juta. Pasalnya velg dan dua ban pada mobil sedan tersebut baru saja diganti baru sejak empat bulan lalu. 

Namun, meski harus menelan kerugian jutaan rupiah atas hilangnya keempat ban mobil sedan anaknya tersebut, Samudi tidak berniat melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. 

"Kalau dari anak saya, sudah menerima sebagai musibah. Kami juga sampaikan masyarakat agar lebih waspada," pungkasnya.

Topik
beasiswa masa depan 2021Berita Kriminal Kota Malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru