Wali Kota Dewanti Ingatkan Durasi Sekolah Tatap Muka Cukup Tiga Jam

Sep 06, 2021 18:32
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, meninjau langsung pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, di SMAN 1 Kota Batu, Senin (6/9/2021). (Foto: istimewa)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, meninjau langsung pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, di SMAN 1 Kota Batu, Senin (6/9/2021). (Foto: istimewa)

JATIMTIMES - Bisa digelar pembelajaran tatap muka (PTM) menjadi hal yang menggembirakan bagi siswa di Kota Batu, setelah dua tahun lamanya sekolah secara online. Namun ada rasa khawatir bagi Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko pada hari pertama PTM digelar di tengah pandemi Covid-19.

Bagi Dewanti jika nantinya selama PTM ditemukan kasus konfirmasi positif Covid-19, pihaknya tidak segan-segan untuk meniadakan kembali. Sebab ia tidak ingin siswa memaksakan adanya PTM meskipun kasus konfirmasi positif di Kota Batu landai.

Dewanti tidak ingin terlalu mengambil risiko. “Saya juga gak berani mempertaruhkan nyawa anak-anak dan guru untuk memaksakan sekolah tatap muka. Karena itu dibarengi juga pentingnya percepatan vaksinasi Covid-19,” imbuhnya.

Hal tersebut disampaikan Dewanti, saat meninjau PTM di empat sekolah. Yakni SMP Muhammadiyah 8, SMPN 1 Batu, SMAN 1, SMP Islam As Salam, dan MTs Negeri Kota Batu, Senin (6/9/2021).

Ia meminta kepada warga sekolah terus waspada, taat, dan disiplin akan protokol kesehatan supaya tidak ada kasus konfirmasi Covid-19 bagi pelajar dan guru di sekolah. Karena itu PTM hanya dianjurkannya berlangsung selama tiga jam.

“Saya anjurkan PTM waktunya cuma 3 jam saja tidak lebih dari itu,” ujar politisi PDI Perjuangan ini. Karena itu Dewanti meminta Satgas Covid-19 juga Dinas Pendidikan terus meninjau pelaksanaan PTM.

Sementara itu, Kepala Sekolah MTs Negeri 1 Kota Batu, Buasim menambahkan, PTM hanya melibatkan 50 persen pelajar dari total kapasitas ruangan kelas. “Satu kelas hanya 15 siswa. Misal untuk hari ini nomor absen 1-15, besoknya kelas 9 juga nomor absen 1-15,” katanya.

Dengan adanya PTM ini lanjutnya, disambut gembira oleh warga sekolah. Karena pemberlajaran secara daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) dirasa kurang maksimal. “Warga sekolah senang bisa bertatap muka kembali karena sudah 2 tahun tidak sekolah,” imbuh Buasim.

Sedang dalam peninjauan yang dilakukan Dewanti, pelaksanaan PTM dengan protokol kesehatan tertib dilakukan. Bahkan ada juga setiap meja siswa diberi hand sanitizer. Ada juga yang diberi seperti papan berwarna bening pada setiap meja.

Topik
Dewanti RumpokoSekolah Tatap Muka
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru