Vaksinasi Covid-19 ODGJ dan Disabilitas Baru 30 Persen, Nakes di Kota Batu Jemput Bola

Sep 06, 2021 14:02
Tenaga kesehatan saat melakukan vaksinasi di salah satu warga di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Tenaga kesehatan saat melakukan vaksinasi di salah satu warga di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Upaya mencapai herd immunity terus digenjot Pemerintah Kota Batu. Salah satunya menyasar masyarakat Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) dan disabilitas untuk mendapatkan fasilitas vaksinasi. Hingga saat ini, baru 30 persen ODGJ dan disabilitas yang telah divaksin.

Untuk itu, pelayanan door to door atau pintu ke pintu pun dilakukan. Seperti halnya vaksinasi yang berlangsung di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Dimana vaksinasi dilaksanakan dengan mendatangi kediaman salah satu ODGJ pada hari ini, Senin (6/9/2021). Proses vaksinasi berjalan cepat dan tenang.

Sebelum melakukan vaksinasi, petugas dengan pihak keluarga telah melakukan pendekatan terlebih dahulu. Sehingga saat petugas datang langsung melakukan cek kesehatan mulai dari suhu tubuh, hingga tekanan darahnya.

Selain itu, agar suasana tidak tegang, petugas juga mengajak mengobrol dan mengajukan beberapa terlebih dahulu. Sehingga tercipta suasana yang lebih santai. 

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan, dr Yuni Astuti, mengatakan, hingga saat ini jumlah ODGJ dan disabilitas yang sudah tervaksin sebanyak 231 orang tervaksin dari target 619 orang.

Rinciannya 126 ODGJ, dan 80 penyandang disabilitas. Selain itu juga ada 25 orang pendamping disabilitas. “Karena itu dengan cara door to door supaya mempercepat target vaksinasi ODGJ dan disabilitas di Kota Batu,” ucapnya.

Dengan capaian vaksinasi terbanyak di Puskesmas Batu sejumlah 110 orang. Disusul Puskesmas Bumiaji 68 orang. Lalu untuk Puskesmas Beji ada 19 orang. Puskesmas Junrejo ada 18 orang, dan Puskesmas Sisir 16 orang.

Sebelumnya ada juga yang sempat menolak dilakukan vaksinasi, tapi karena dengan hadirnya Babinsa dan Bhabinkamtibmas mendampingi proses vaksinasi sangat membantu. Dari yang tidak mau menjadi mau divaksinasi.

“Dalam hal ini seperti keluarga juga proaktif mau membujuk juga sangat membantu,” ujar Yuni. Dinas Kesehatan Kota Batu terus berupaya agar capaian target vaksinasi bisa segera terwujud.

Vaksinasi akan terus menyasar penyandang cacat fisik seperti tuna rungu, tuna netra, tuna wicara, dan cacat tubuh. Sedangkan untuk penyandang cacat mental seperti downsyndrome, gangguan jiwa terkontrol, dan sebagainya. Sehingga, seluruh masyarakat di Kota Apel tersebut dapat memperoleh kepastian kesehatan.

Topik
VaksinasiVaksinasi Covid 19Kota Batupasukan paskibraka
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru