Libatkan Pengusaha untuk Pembangunan Kota Malang, Bappeda Optimalkan TSP

Sep 06, 2021 12:27
Kepala Bappeda Kota Malang, Dwi Rahayu. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).).
Kepala Bappeda Kota Malang, Dwi Rahayu. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).).

JATIMTIMES - Pemerintah Kota Malang terus berupaya menggandeng semua pihak untuk melakukan program pembangunan. Salah satunya dengan memaksimalkan keterlibatan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TSP) atau Coporate Social Responsibility (CSR) dalam pembangunan yang terus dioptimalkan.

Keterlibatan TSP itu sendiri, salah satunya adalah turut membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mengakomodir beberapa usulan masyarakat. Di mana dalam hal ini difasilitasi oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang.

Kepala Bappeda Kota Malang Dwi Rahayu mengatakan, pihaknya sebagai fasilitator antara perusahaan dan komunitas atau kelompok masyarakat yang memerlukan pendanaan dalam merealisasikan program-program yang didanai melalui program TSP. Serta, melakukan program pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan program tersebut.

"Ini nanti kan ada forum TSP. Rencananya itu kami akan mengadakan Musrenbang TSP. Ini harapannya hasil musrenbang lalu yang belum terakomodir ini bisa terakomodir di sini," ujarnya.

Meski begitu, menurut Dwi, dimungkinkan apa yang telah diserahkan dalam Musrenbang sebelumnya tidak serta merta diinginkan oleh perusahaan yang mengajukan. Artinya, apabila perusahaan menginginkan usulan lainnya, maka hal ini tetap ditampung.

Sebab, dalam hal ini Bappeda Kota Malang tetap mengoptimalkan program tersebut agar selaras dan tepat sasaran. "Walaupun, tidak menutup kemungkinan misalnya yang sudah disodorkan hasil Musrenbang yang tidak terakomodir itu terus perusahaannya ndak mau ndak ada program ini, tetapi ingin yang lain ndak masalah. Cuma, kita memberikan arahan supaya TSP-nya ini lebih tepat sasaran," jelasnya.

Rencana Musrenbang TSP tersebut bakal dilangsungkan dalam waktu dekat ini. Diharapkan, dengan program tersebut setiap perusahaan akan lebih meluas lagi. Di samping itu, pemerintah juga akan terus mengupayakan agar usulan yang masuk bisa ditindaklanjuti untuk kemudian direalisasikan melalui APBD ataupun APBN yang ditetapkan.

Tak hanya itu, diharapkan aset yang dibuat berdasarkan program TSP dapat lebih tertata. Sehingga, perusahaan-perusahaan dapat berpartisipasi, berkontribusi, bersinergi bersama membangun Kota Malang sejalan dengan rencana pembangunan daerah.

"Musrenbang ini segera akan kita laksanakan. Sehingga hasil Musrenbang yang lalu dan sudah ada yang penting tapi belum terakomodir bisa diakomodir di forum ini," tandasnya.

Adapun, beberapa usulan yang sangat mungkin untuk bisa dijadikan sebagai program TSP perusahaan, di antaranya, selain pembangunan fisik, juga ada program lain seperti pendampingan bagi pelaku UMKM ataupun pelatihan bagi lansia hingga disabilitas.

Topik
Bappeda Kota MalangKota MalangDwi Rahayuprogram CSRMusrenbang Kota Malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru