Buruan Daftar, Beasiswa LPDP Kementerian Keuangan 3 Hari Lagi Ditutup

Sep 05, 2021 14:20
Ilustrasi beasiswa (layarberita)
Ilustrasi beasiswa (layarberita)

JATIMTIMES - Pendaftaran beasiswa program pascasarjana dan doktoral tahap kedua dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan masih dibuka. Namun, waktu pendaftaran kurang tiga hari lagi atau tepatnya ditutup 8 September 2021. Jadi, yang berminat diharapkan segera mendaftar.

Dilansir dari situs resmi lpdp.kemenkeu.go.id, terdapat beberapa jenis beasiswa dalam program yang dibuka pendaftarannya mulai 1 Agustus 2021 itu. Beasiswa tersebut yakni beasiswa afirmasi, beasiswa targeted, dan beasiswa umum. 

Dalam beasiswa afirmasi, terdapat tiga jenis kelompok beasiswa. Pertama, beasiswa berkebutuhan khusus. Beasiswa ini merupakan beasiswa dengan sasaran  kelompok berkebutuhan khusus/difabel. Mereka adalah masyarakat berkebutuhan khusus/difabel yang memenuhi persyaratan yang telah ditentukan LPDP, khususnya penyandang  tunanetra atau low vision, tunarungu, tunawicara, tunadaksa, dan tunalaras.

Kedua beasiswa daerah afirmasi. Beasiswa ini merupakan beasiswa untuk masyarakat yang berasal dari daerah afirmasi dan memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh LPDP. 

Kemudian ketiga adalah beasiswa prasejahtera. Beasiswa ini sasarannya adalah masyarakat yang berasal dari keluarga miskin atau prasejahtera.

Pada beasiswa targeted, terdapat dua jenis beasiswa. Pertama beasiswa PNS, TNI, dan Polri. Beasiswa ini diperuntukkan bagi pegawai negeri sipil/anggota TNI/Polri yang telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk beasiswa magister atau menyelesaikan studi program magister (S2) untuk beasiswa doktor. 

Kedua beasiswa kewirausahaan. Yakni beasiswa jenjang magister luar negeri yang diperuntukkan bagi warga negara Republik Indonesia yang bergerak dalam bidang kewirausahaan.

Kemudian untuk beasiswa umum, juga terdapat tiga jenis kelompok  beasiswa. Pertama beasiswa reguler. Beasiswa ini diperuntukkan bagi warga negara Indonesia (WNI) yang telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1)  untuk beasiswa magister;  warga negara Indonesia (WNI) yang telah menyelesaikan studi program magister (S2) untuk beasiswa doktor; atau warga negara Indonesia (WNI) yang telah menyelesaikan studi diploma empat (D4)/sarjana (S1) untuk beasiswa doktor luar negeri. 

Beasiswa selanjutnya adalah beasiswa PTUD. Beasiswa ini diperuntukkan bagi warga negara Indonesia yang telah memperoleh letter of admission/acceptance unconditional dari perguruan tinggi utama dunia untuk menempuh jenjang pendidikan magister dan doktor. 

Ketiga beasiswa co funding. Yaitu beasiswa yang ditujukan untuk pendaftar beasiswa jenjang magister luar negeri program beasiswa reguler dan beasiswa perguruan tinggi utama dunia melalui skema besiswa semi-mandiri.

Cara pendaftaran beasiswa tersebut dilakukan dengan mendaftar secara online pada situs pendaftaran beasiswa LPDP, https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/ . Setelah itu, pendaftar harus melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran. Selanjutnya, pastikan melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi atau pendaftaran.

Usia mendaftar, akan dilakukan seleksi administrasi pada 9 sampai 23 September. Berlanjut pada 24 September pengumuman hasil seleksi administrasi, 4 sampai 8 Oktober  seleksi substansi akademik dan kebangsaan, 13 Oktober pengumuman hasil seleksi substansi akademik dan kebangsaan, 25 Oktober sampai 26 November seleksi wawancara, dan terakhir pengumuman hasil seleksi wawancara  23 Desember 2021. 

Pendaftaran beasiswa pendidikan LPDP ini diperuntukkan bagi calon peserta yang belum atau sudah mengantongi unconditional letter of acceptance (LoA). LoA merupakan surat resmi dari perguruan tinggi (official admission) yang menyatakan seseorang telah diterima tanpa syarat. Unconditional LoA itu juga memuat nama lengkap, jenjang studi, program studi, serta intake studi.

Jika pendaftar mengunggah unconditional LoA, maka harus memenuhi kriteria sebagai berikut: 

1. Perguruan tinggi dan program studi harus sesuai dengan salah satu pilihan pada aplikasi pendaftaran

2. Intake studi harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan LPDP terkait perkuliahan paling cepat yang diizinkan.

3. Jika intake perkuliahan yang tercantum pada LoA unconditional yang diunggah tidak sesuai ketentuan, maka wajib melampirkan surat defer dari perguruan tinggi yang menerbitkan LoA.

4. Jika pendaftar mengunggah LoA unconditional yang tidak sesuai dengan ketentuan LPDP, maka LoA tidak dianggap atau diabaikan (status menjadi ‘belum memiliki LoA').

Untuk diketahui, pada tahap 2,  perkuliahan dimulai paling cepat Januari 2022 untuk tujuan dalam negeri. Sedangkan untuk tujuan luar negeri, perkuliahan akan dimulai paling cepat Februari 2022.

Topik
Beasiswa negaraIkut beasiswaBSPS di Tulungagung
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru