Jurnal PANGRIPTA, Upaya Bappeda Fasilitasi Penulis Karya Ilmiah di Kota Malang untuk Dipublikasikan

Sep 05, 2021 10:43
Kepala Bappeda Kota Malang, Dwi Rahayu. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).).
Kepala Bappeda Kota Malang, Dwi Rahayu. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).).

JATIMTIMES - Sebuah peluang besar bagi penulis karya ilmiah di Kota Malang. Karen Badan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang membuka publikasi khusus bagi kalian yang memiliki passion penulis di bidang perencanaan dan pembangunan dalam program 'Jurnal PANGRIPTA'.

Pendaftaran karya ilmiah ini dibuka hingga 15 September 2021 mendatang dan tanpa dipungut biaya alias gratis. Melalui program ini, Bappeda Kota Malang memberikan wadah bagi para penulis yang ingin mempublikasikan basil kajian penelitian di Kota Malang.

"Di Bappeda ada Jurnal PANGRIPTA, kayak majalah ilmiah. Diharapkan dengan adanya jurnal ini, penulis-penulis itu tergerak menulis, mahasiswa, dosen, dan lainnya tergerak untuk memasukkan tulisan-tulisannya di jurnal kami," terang Kepala Bappeda Kota Malang Dwi Rahayu.

Dwi menjelaskan, nantinya dari setiap jurnal yang masuk akan dipilih 5 karya ilmiah untuk dipublikasikan. Bagi yang artikelnya diterbitkan, nantinya karya akan diberikan uang tunai sebesar Rp 200 ribu per halaman. Karya ini diperuntukkan bagi siapa saja non Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dwi menyatakan, melalui karya-karya ilmiah ini, bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk menggali inovasi dalam perencanaan pembangunan melibatkan seluruh masyarakat di Kota Malang. Apalagi, persyaratan untuk penelitian dari penulis harus dilakukan di Kota Malang.

"Kita ini kan butuh inovasi-inovasi di seluruh perangkat daerah untuk kemajuan Kota Malang. Siapa tahu dari tulisan-tulisan itu, karena syarat pemikirannya juga dilakukan di Kota Malang, nanti bisa kita tindak lanjuti," jelasnya.

Lebih jauh, dikatakan Dwi, langkah ini bagian dari cara Pemkot Malang untuk memberikan wadah bagi penulis karya ilmiah agar bisa  menuangkan tulisan dalam bentuk jurnal dan dipublikasikan.

"Kalau ada masukan-masukan seperti ini, semisal sesuai kita lanjutkan menjadi inovasi-inovasi baru. Kemudian, bagi penulis-penulis, dosen, atau mahasiswa yang butuh wadah untuk menuangkan tulisannya bisa, melalui program ini," tandasnya.

Nah, adapun bagi para penulis yang ingin mendaftarkan karyanya bisa menyimak informasi lengkapnya melalui laman media sosial Instagram @bappedakotamalang. Sebelumnya, kalian perlu melakukan registrasi terlebih dahulu melalui laman https://jurnalpangriptav3.malangkota.go.id/ pada menu Penyerahan Naskah.

Di mana, syarat-syarat yang harus dipenuhi, antara lain:

- Naskah belum pernah diterbitkan sebelumnya, dan tidak sedang dalam pertimbangan untuk diterbitkan di jurnal lain (atau sudah dijelaskan dalam Komentar kepada editor).
- File naskah dalam format dokumen open office, Microsoft Word, atau, RTF maksimal 15 halaman, dan diupload paling lambat pada 15 September 2021.
- Referensi yang dapat diakses online telah dituliskan URL-nya.
- Naskah diketik dengan teks 1 spasi, font 12, menggunakan huruf miring, bukan huruf bergaris bawah (kecuali alamat URL), dan semua ilustrasi, gambar, dan tabel diletakkan dalam teks pada tempat yang diharapkan, bukan dikelompokkan tersendiri di akhir naskah.
- Naskah mengikuti aturan gaya selingkung dan bibliografi yang disyaratkan dalam panduan menulis.

Topik
Bappeda Kota MalangKepala Bappeda Kota Malang Dwi RahayuJurnal PangriptaJurnal Pangripta Kota Malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru