Taat Protokol Kesehatan, 12 Pelaku Pariwisata Kota Batu Raih Penghargaan CHSE

Sep 02, 2021 19:37
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko berswafoto bersama salah satu penerima penghargaan di Hall Singhasari Resort Kota Batu, Kamis (2/9/2021). (Foto: istimewa)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko berswafoto bersama salah satu penerima penghargaan di Hall Singhasari Resort Kota Batu, Kamis (2/9/2021). (Foto: istimewa)

JATIMTIMES - Lantaran ketaatannya dalam protokol kesehatan saat pandemi covid-19, Wali Kota Batu memberikan penghargaan kepada sejumlah pelaku usaha pariwisata di Kota Batu. Totalnya ada 12 pelaku yang mendapatkan piagam CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability).

Ke-12 pelaku usaha yang menerima penghargaan itu adalah Taman Rekreasi Selecta, Kaliwatu Rafting, Kreatif Kokedama, Galeri Batik Dwi Satryo, kades Oro-Oro Ombo, Kades Tulungrejo, Hill House Resto, Pupuk Bawang, Resto Kutaraja Singhasari, Niki Kopitiam, Fushimi Resto Onsen, dan Museum Angkut.

Penghargaan itu diberikan langsung oleh Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dan Kapolres Batu AKBP Catur Cahyono Wibowo di Hall Singhasari Resort Kota Batu, Kamis (2/9/2021).

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Arief As Siddiq mengatakan, apresiasi ini diberikan kepada beberapa pelaku wisata karena memiliki komitmen tinggi melaksanakan protokol kesehatan (prokes) sesuai standar CHSE. “Di antaranya pelaku usaha hotel, restoran, destinasi wisata, pelaku ekonomi kreatif dan desa wisata,” ucap dia.

Ia menambahkan, Pemkot Batu memberikan penghargaan kepada pelaku usaha pariwisata karena komitmennya dalam meksanakan prokes sesuai standart CHSE. Sebab,  CHSE ini bisa membangun kepercayaan wisatawan yang akan berkunjung ke Kota Batu.

Sementara, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menambahkan, piagam CHSE untuk mengingatkan ketaatan terhadap protokol kesehatan di tengah pandemi covid-19. “Mudah-mudahan selain sebagai penanda, tetapi sertifikat juga sebagai pengingat prokes sudah dijalankan dengan baik," ucapnya.

Pencegahan dalam penyebaran covid-19, lanjut Dewanti, kuncinya adalah kedisplinan dalam menerapkan prokes yang baik dan benar.

Penghargaan ini menjadi motivasi bagi pelaku wisata untuk memberikan pelayanan yang baik terutama dalam prokes, 6M. Yakni memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjaga kesehatan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas atau bepergian kecuali untuk keperluan sangat mendesak.

Topik
Wali Kota BatuDewanti RumpokoPungutan seragamWISATA KOTA BATU
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru