Cerita Keluarga yang Gagal Umroh, Uang Ratusan Juta Digelapkan Oknum Agen Perjalanan Haji

Sep 02, 2021 10:33
Pelaku penggelapan uang Umroh yang berhasil diamankan polisi (foto : Polsek Jenggawah for Jember TIMES)
Pelaku penggelapan uang Umroh yang berhasil diamankan polisi (foto : Polsek Jenggawah for Jember TIMES)

JATIMTIMES - Niat hati ingin mengunjungi tanah suci Mekkah dengan beribadah Umroh bersama 6 anggota keluarganya nampaknya harus ditunda Hengki Sutandoko (43). Pasalnya, warga Dusun Krajan Tengah Desa Kertonegoro, Jenggawah, Jember itu mengalami nasib nahas setelah ditipu oknum yang mengaku sebagai agen perjalanan haji dan umrah.

Nasib apes itu dialami Hengki bersama keluarga setelah uang sebesar Rp 135 juta lebih yang sudah disetorkan ke Eny Puji Setyaningsih (43), warga Kelurahan Mangli Jember yang mengaku sebagai agen salah satu biro Perjalanan Haji dan Umroh digelapkan oleh pelaku. 

Akibatnya, korban yang berasal dirugikan melaporkan kasus penggelapan ini ke Mapolsek Jenggawah. "Iya kami menerima laporan penggelapan biaya umroh dari korban, saat ini pelaku sudah kami amankan beserta barang buktinya," ujar Kapolsek Jenggawah AKP. Makruf. SH. kamis (2/9/2021). 

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, pada medio bulan Februari 2021 lalu, korban yang berniat ingin menjalankan ibadah Umroh, didatangi oleh pelaku di rumahnya. Saat itu korban langsung menyerahkan uang ratusan juta secara tunai ke pelaku. 

Setelah korban melakukan pembayaran dan mengisi formulir Umroh, pelaku menyatakan kepada korban, jika Umroh yang akan dijalani oleh korban tidak bisa langsung dilaksanakan. Karena masih pandemi, sehingga korban pun percaya dengan penjelasan pelaku. 

Namun setelah sekian lama tidak ada kabar, korban berniat menanyakan kepastian berangkat umrohnya ke biro perjalanan haji yang diakui oleh pelaku tempatnya bekerja. Ternyata dari sini korban baru tahu, jika yang bersangkutan bukanlah karyawan biro perjalanan, namun hanya agen. 

Tidak hanya itu, uang sebesar Rp. 135,7 juta yang sudah dibayarkan, ternyata tidak semuanya dibayarkan oleh pelaku. Namun hanya Rp 50 juta saja yang disetorkan ke biro haji dan umroh. Sadar telah ditipu, korbanpun melaporkan apa yang dialaminya ke Kapolsek Jenggawah. 

"Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan kasus penggelapan yang dilakukan pelaku, apakah ada korban lain selain pelapor, semua masih kita dalami," pungkas Kapolsek Jenggawah. 

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, diantaranya 4 lembar bukti pembayaran umroh, 2 ID card PT. Kamilah Wisata muslim, 1 buah stempel palsu beserta bantalan, 1 unit Hand phone merek Realme, 3 buah ATM BNI SYARIAH dan 2 buah buku tabungan BNI SYARIAH.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, polisi menjerat pelaku dengan pasal 378 Subs 372 KUHP. "Ancaman hukuman nya diatas 4 tahun penjara," pungkas Kapolsek.

Topik
pengacara kondangKasus PenggelapanKabupaten Jember
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru