Wali Kota Batu Serahkan Insentif Penjaga Tempat Ibadah, Total Rp 1,8 Miliar Lebih

Aug 30, 2021 19:03
Secara simbolis Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menyerahkan insentif tersebut kepada perwakilan penjaga tempat ibadah di masing-masing kecamatan di ruangan Wali Kota Batu, lantai 5, Balai Kota Among Tani, Senin (30/8/2021).
Secara simbolis Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menyerahkan insentif tersebut kepada perwakilan penjaga tempat ibadah di masing-masing kecamatan di ruangan Wali Kota Batu, lantai 5, Balai Kota Among Tani, Senin (30/8/2021).

JATIMTIMES - Bentuk rasa peduli kepada masyarakat terus dilakukan oleh Pemkot Batu lewat insentif. Kali ini giliran penjaga tempat ibadah muslim dan non-muslim yang mendapatkan insentif di Kota Batu.

Secara simbolis Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menyerahkan insentif tersebut kepada perwakilan penjaga tempat ibadah di masing-masing kecamatan di ruangan Wali Kota Batu, lantai 5, Balai Kota Among Tani, Senin (30/8/2021). Yakni Kecamatan Batu, Junrejo, dan Bumiaji.

Totalnya yang mendapatkan insentif ada 1.828 penjaga tempat ibadah muslim dan non-muslim. Sebanyak 758 orang merupakan takmir dan marbot 922 orang. Setiap bulannya mereka mendapatkan insentif sebesar Rp 200 ribu. Pada tahap pertama mereka menerima uang sebesar Rp 1 juta.

“Untuk tahap pertama bantuan yang kami berikan untuk bulan Januari sampai Mei, sehingga totalnya Rp 1 juta,” kata Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Kota Batu, Hendri Suseno.

Kemudian insentif untuk dewan paroki katolik sejumlah Rp 27 juta dengan rincian pengurus gereja 13 orang dan petugas kebersihan 14 orang. Selanjutnya BKSG (Protestan) sebanyak Rp 100 juta dengan pengurus gereja 36 orang dan petugas kebersihan gereja 64 orang.

Lalu ada PHDI sejumlah Rp 12 juta, terdiri dari pengurus pura 4 orang dan petugas kebersihan pura 8 orang. Kemudian Magabudhi sebesar Rp 9 juta, meliputi Pengurus vihara 3 orang dan petugas kebersihan vihara 6 orang.

"Dengan demikian selama lima bulan, anggaran yang digelontorkan oleh Pemkot Batu sejumlah Rp 1.828.000.000. Dengan nominal tersebut semoga bisa membantu,” tambahnya.

Sementara itu Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menambahkan, setiap tahun penjaga tempat ibadah diberi insentif oleh Pemkot Batu. “Program insentif ini sejak 2018. Karena terbukti meringankan penjaga rumah ibadah, insentif dilakukan berkelanjutan,” katanya.

Pendistribusian insentif tersebut disalurkan melalui rekening masing-masing. Namun, penerima insentif tanpa rekening dimudahkan. Insentif akan diantarkan ke rumah penerima.

“Harapannya, dengan adanya program insentif ini dapat membantu meringankan beban penjaga tempat ibadah dan agar nantinya tempat ibadah bisa dipakai dengan nyaman,” harap Dewanti.

Topik
isentif takmir masjidwayangan anggota dprd tulungagunbPemkot Batu
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru