Wali Kota Malang Sutiaji Pastikan Mal Siap Beroperasi lagi

Aug 30, 2021 16:17
Wali Kota Malang Sutiaji (berkopiah) saat meninjau kesiapan salah satu Mal di Kota Malang, Senin (30/8/2021). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Wali Kota Malang Sutiaji (berkopiah) saat meninjau kesiapan salah satu Mal di Kota Malang, Senin (30/8/2021). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

JATIMTIMES- Operasional pusat perbelanjaan atau Mal di Kota Malang di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 hingga kini belum ada kelonggaran.  Namun, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus mengupayakan agar sektor ekonomi mulai dibuka kembali.

Wali Kota Malang Sutiaji bersama jajaran Forkopimda Kota Malang, dalam hal ini meninjau langsung kesiapan di area Mal, siang ini (Senin, 30/8/2021). Hal ini guna memastikan, setiap Mal telah memenuhi standart operasional prosedur (SOP) protokol kesehatan ketika telah diizinkan dibuka kembali.

"Saya sudah berkomunikasi dengan pusat, mau berada di level berapa pun saya minta ada kelonggaran untuk Mal yang ada di Kota Malang. Kita lihat Mal ini sudah kita tutup satu bulan lebih, Dampaknya luar biasa, dampak sosial ekonomi sangat berpengaruh," ujar Sutiaji.

Dalam peninjauan yang dilakukan di Malang Town Square (Matos) dan Mal Olympic Garden (MOG), menurutnya semua telah dilengkapi dengan scan barcode dari aplikasi Peduli Lindungi. Hal ini guna memastikan pengunjung yang masuk sudah harus divaksin.

Sutiaji menambahkan, di setiap Mal nantinya juga harus menyediakan Satgas Covid-19. Sehingga bisa melakukan pemantauan dengan optimal.

"Saya ngecek ke sini untuk kesiapan ketika mal itu dibuka. Maka protokol kesehatan tetap dianjurkan. Di sini harus dipastikan dari semua Mal, juga kesiapan aplikasi peduli lindungi. Saya sudah coba dan memang sudah disiapkan," imbuhnya.

Meski, tetap ada beberapa hal yang harus diperhatikan terkait fasilitasi untuk area keluar masuk pengunjung. Seperti di MOG, yang menurut Sutiaji perlu dibatasi. Hal ini agar memudahkan pengawasan bagi pengunjung.

"Tentu ada penyederhanaan-penyederhanaan yang lain, masih proses, mal sendiri juga menyiapkan untuk itu. Salah satunya penyederhanaan pintu keluar masuknya saya mohon ada pembatasan. Di  MOG ada 5, kalau dibuka semua saya khawatir pengawasan orang-orang, lebih baik mungkin hanya 3 pintu keluar masuk atau 2," terangnya.

Pihaknya mengharapkan, dengan segala kesiapan yang telah dilakukan ini, Mal di Kota Malang bisa segera beroperasional dalam waktu dekat ini. Akan tetapi, masyarakat tetap diminta patuh terhadap protokol kesehatan.

"Pemerintah kota minta sesegera mgkin, sehingga harapannya kran ekonomi segera dibuka. Tapi, masyarakat kita juga harus tertib, meski sudah melandai jangan euforia. Kita tetap patuhi PPKM dan mudah-mudahan kita bisa di level 3," tandasnya.

Sementara itu, Direktur Mall Malang Town Square (Matos) Fifi Trisjanti mengungkapkan, harapan besar untuk bisa segera membuka Mal kembali. Sebab, selama ini dinilai sudah cukup terdampak.

Bahkan, pihaknya telah mempersiapkan segala persyaratan yang diinstruksikan pemerintah pusat di masa PPKM jika mal kembali dibuka. Termasuk, aplikasi peduli lindungi.

"Harusnya saya berharap bisa segera buka. Kalau tidak, kasihan ekonomi tambah lama tambah mati. Tentu kita tatap harus patuh prokes, dan semua harus vaksin, termasuk karyawan di sini sudah divaksin," ungkapnya.

Topik
Mal di Kota MalangSutiajififi trisjanti

Berita Lainnya

Berita

Terbaru