Fokus Pemulihan Ekonomi, Sanusi Bakal Beri Stimulus Pelaku UMKM

Aug 28, 2021 20:55
Bupati Malang HM. Sanusi.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Bupati Malang HM. Sanusi.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi akan fokus melakukan pemulihan ekonomi. Terutama pemulihan ekonomi masyarakat yang sempat melesu karena terdampak pandemi covid-19. 

Hal tersebut juga telah dibahas dalam pengesahan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) beberapa waktu lalu. 

Selain pemulihan ekonomi,  berdasarkan Undang-Undang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang juga harus fokus untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan mutu pendidikan. Apalagi, di masa pandemi covid-19 ini, pendidikan dinilai sempat terhambat karena pembelajaran tatap muka (PTM) ditiadakan. 

"Sesuai dengan undang-undang, yang jadi prioritas itu ya (peningkatan) pelayanan kesehatan, pendidikan, dan fokus untuk pemulihan ekonomi," ujar Sanusi, Sabtu (28/8/2021). 

Sanusi menjelaskan, upaya pemulihan ekonomi yang akan dilakukan salah satunya adalah dengan memberikan stimulus bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Contoh yang ia sebut adalah  memberikan bantuan permodalan. "Memberikan bantuan-bantuan ke UMKM, berupa kredit melalui KUR (kredit usaha rakyat)," imbuh bupati asal Gondanglegi, Kabupaten Malang, ini. 

Sementara itu, untuk menunjang program dalam Pemulihan Rkonomi Nasional (PEN), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang akan menggelontorkan anggaran Rp 362 miliar. Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, anggaran tersebut memang cenderung besar dan berasal dari pemotongan dana alokasi umum (DAU) sebesar 25 persen. 

"PEN itu untuk memulihkan ekonomi rakyat yang sedang hancur akibat wabah corona. Anggarannya relatif besar, mencapai Rpn362 miliar dari pemotongan DAU sebesar 25 persen," ujar Wahyu belum lama ini. 

Menurut Wahyu, pemotongan DAU sebesar 25 persen tersebut merupakan kebijakan refocusing anggaran untuk penanganan covid-19 di Kabupaten Malang. Wahyu menjelaskan, dalam pelaksanaan PEN tersebut, dirinya hanya sebatas melakukan monitoring atas realisasi pelaksanaan PEN pada setiap OPD (organisasi perangkat daerah).

"Skema pendistribusian dana PEN itu langsung diserahkan kepada beberapa OPD yang bertanggung jawab dalam PEN. Pengawasan dan transparansi penggunaan anggaran tersebut ada di setiap OPD. Dana itu diprioritaskan untuk penanganan warga terdampak covid-19 dan menekan angka kemiskinan," pungkasnya.

Topik
Bupati Malang HM SanusiPemkab Malangpemulihan ekonomiPKH dan BPNT
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru