Hingga Agustus 2021, DLH Kota Malang Sumbang PAD Hingga Rp 8 Miliar dari Retribusi Sampah

Aug 26, 2021 20:01
Armada DLH Kota Malang yang setiap hari keliling untuk mengangkut sampah (foto: Hendra Saputra/ MalangTIMES)
Armada DLH Kota Malang yang setiap hari keliling untuk mengangkut sampah (foto: Hendra Saputra/ MalangTIMES)

JATIMTIMES - Meski di masa pandemi Covid-19, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang tetap memenuhi target pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi sampah hingga Agustus 2021.

Kepala DLH Kota Malang, Wahyu Setianto mengatakan bahwa pihaknya telah memenuhi 68 persen dari target 100 persen hingga bulan Agustus ini. Hal itu juga memenuhi lebih dari 50 persen dari target.

“Kami sudah rapat dengan badan anggaran (banggar), di situ ada Pak Sekda, kepala BKAD, Bappeda, kami DLH termasuk Bapenda. Lalu kami evaluasi masalah PAD, kami mengerucutnya ke retribusi sampah, dari PAD sampah kami yang 100 persen, 80 persen di antaranya ada di rekening PDAM lalu yang 20 persen kami pungut secara manual,” ungkap Wahyu.

“Alhamdulillah sampai pertengahan Agustus ini, dari target Rp 13 miliar sudah tercapai Rp 8 miliar lebih, kalau di prosentase itu sekitar 68 persen,” imbuhnya.

Di sisi lain, Wahyu menjelaskan bahwa sebenarnya ada pemasukan yang bisa didapatkan, yakni melalui toilet mobile. Namun saat ini toilet mobile tidak bisa digunakan akibat pandemi.

“Cuma untuk yang toilet mobile itu kami tidak bisa, karena saat ini tidak ada event yang berjalan. Target sebenarnya ada, meski sedikit sebenarnya cuma Rp 500 juta,” kata Wahyu.

Namun Wahyu sendiri menuturkan bahwa toilet mobile beberapa kali juga digunakan oleh TNI atau Polri. Hal itu berkaitan dengan beberapa kegiatan vaksinasi.

“Nah kemarin itu sempat terpakai untuk serbuan vaksin, cuma kami hanya pelayanan, tidak sama sekali pungut biaya,” tukas Wahyu.

Topik
DLH Kota MalangPAD Kota Malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru