Selasa Mendatang, Disdikbud Kota Malang Rencanakan Launching Vaksinasi Pelajar

Aug 26, 2021 18:58
Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana SE MM (kiri) dan Direktur Polkesma Malang Budi Susatia SKp MKes (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana SE MM (kiri) dan Direktur Polkesma Malang Budi Susatia SKp MKes (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang terus bersiap melaksanakan vaksinasi pelajar. Persiapan tersebut dilakukan dengan melakukan koordinasi bersama Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (Polkesma), Kamis (26/8/2021).

Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana SE MM, menjelaskan, jika dari Polkesma telah menghadap Wali Kota Malang dan menyatakan siap untuk memfasilitasi dalam percepatan vaksinasi, utamanya vaksinasi pelajar. 

"Polkesma dipimpin pak direktur menghadap Wali Kota, dan membuka kran untuk segera dilakukan vaksinasi dan difasilitasi oleh Polkesma," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, jika launching vaksinasi pelajar, direncanakan pada Selasa (31/8/2021). Untuk itu persiapan kegiatan tersebut terus direncanakan dengan matang. 

"Bahkan bisa jadi Malang yang pertama vaksinasi untuk tingkat SMP," ungkapnya.

Dijelaskan Suwarjana, jika nantinya kuota yang disiapkan sekitar 50 ribu dosis vaksin. Dari kuota itu, kuota yang disediakan untuk SMP, sekitar 45 ribu. Sedangkan untuk 5000 sisanya merupakan kuota untuk siswa SD kelas 6 yang sudah berusia 12 tahun.

"Vaksinasi bertahap. Tidak langsung, kita tak mau gegabah, agar tidak sampai ada kerumunan. Makanya hari ini kita rapat koordinasi," jelasnya.

Dalam rapat koordinasi, melibatkan instansi lain, seperti Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil). Hal tersebut lantaran, data pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) terkadang tidak terupdate Nomor Induk Kependudukan (NIK). 

"Karena kalau ada yang salah, nanti bisa jadi ada penumpukan," tuturnya.

Sementara itu, Direktur  Polkesma Malang Budi Susatia SKp MKes menambahkan, ini merupakan satu bentuk implementasi percepatan vaksinasi.  

"Banyak permintaan dari masyarakat bisa nggak anak saya di sini, tapi selama ini kita belum bisa mengakomodir. Karena perintah prioritas masih yang usia di atas 18 tahun," jelasnya.

Akan tetapi, karena banyak permintaan dari masyarakat maupun dari pihak sekolah, maka pihaknya kemudian bersurat kepada Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dan disetujui untuk pelaksanaan vaksinasi pelajar. 

"Kemudian kami tindak lanjuti dengan menghadap kepada wali kota, kepala dinas pendidikan dan kepala dinas kesehatan untuk membahas bagaimana teknisnya," terangnya.

Topik
Vaksinasi Covid 19Vaksinasi pelajar Kota Malangvaksinasi kota malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru