Siapkan 1.000 Dosis Vaksin, Kodim 0833/Kota Malang Bersama STIE Malang Kucecwara Gelar Vaksinasi

Aug 26, 2021 18:02
Salah satu peserta vaksinasi yang menjalani penyuntikan Vaksin Covid-19 jenis Sinovac oleh vaksinator dari Detasemen Kesehatan Wilayah Kesdam V/Brawijaya di STIE Malang Kucecwara, Kamis (26/8/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Salah satu peserta vaksinasi yang menjalani penyuntikan Vaksin Covid-19 jenis Sinovac oleh vaksinator dari Detasemen Kesehatan Wilayah Kesdam V/Brawijaya di STIE Malang Kucecwara, Kamis (26/8/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Siapkan sebanyak 1.000 dosis vaksin, Kodim 0833/Kota Malang bersama Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Malangkuçeçwara menggelar vaksinasi bagi para civitas akademika, mahasiswa, alumni STIE Malangkuçeçwara hingga masyarakat umum. 

Koordinator Vaksinator Lettu CKM Kowad drg Febrina Silaban mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan 1.000 dosis vaksin dengan jenis Vaksin Covid-19 Sinovac. "Hari ini pelaksanaannya dosis satu nanti dosis duanya 28 hari lagi," ungkapnya kepada JatimTIMES.com, Kamis (26/8/2021). 

Untuk penyuntikan dosis pertama ini pihaknya mengaku telah membatasi hanya untuk 500 dosis. Pasalnya dari 1.000 dosis Vaksin Covid-19 Sinovac yang dimiliki Kodim 0833/Kota Malang, pihaknya akan membagi untuk penyuntikan dosis kedua. 

"Untuk hari ini karena memang vaksin terbatas maka kami batasi 500 (dosis, red). Memang kami sudah punya 1.000 (dosis, red), nanti untuk dosis keduanya malah tidak kebagian, jadi hari ini 500 dulu," jelasnya. 

Dalam proses vaksinasi ini, pihaknya menerjunkan setidaknya 25 tenaga kesehatan yang bertugas menjadi vaksinator, yang diambil dari Detasemen Kesehatan Wilayah (Dankesyah) Kesdam V/Brawijaya. 

Berdasarkan laporan sementara, juga terdapat beberapa orang yang tidak lolos skrining awal. Namun, kuota 500 dosis untuk hari ini pun tidak terbuang. Karena pihak STIE Malangkuçeçwara juga menyediakan pendaftaran secara on the spot. 

"Semisal ada 500 orang mendaftar, ada yang tidak lolos, ada yang menggantikan dari pendaftaran on the spot," tuturnya. 

Sementara itu, Sekretaris Satgas Covid-19 STIE Malangkuçeçwara Vera Tjahjani mengatakan bahwa untuk menghindarkan dari kerumunan, sebelumnya pihaknya telah membuka pendaftaran sejak tiga pekan yang lalu melalui media sosial dan jejaring civitas akademika serta alumni. 

"Pendaftarannya secara online lewat link yang kita bagikan melalui media sosial, mulai dari website, instagram, WhatsApp Group dan jaringan mahasiswa serta alumni lainnya," ujarnya. 

Dari pengisian link tersebut, otomatis pendaftar langsung mendapatkan nomor urut antrean yang telah ditentukan. "Akhirnya yang sudah mendaftar secara online mendapatkan nomor antrean sesuai jam pelaksanaan vaksin yang sudah ditentukan," tuturnya. 

Untuk mengakomodir para civitas akademika, mahasiswa dan alumni STIE Malangkuçeçwara serta masyarakat umum yang belum mendaftar melalui link online, pihaknya juga membuka layanan pendaftaran on the spot dengan kuota yang lebih sedikit dari pada kuota online. 

"On the spot itu memang untuk membantu yang tidak bisa daftar online itu kami bantu untuk mengisi secara manual," katanya. 

Sementara itu, dengan adanya program vaksinasi ini pihaknya berharap agar target herd immunity segera terpenuhi dan para civitas akademika serta mahasiswa STIE Malangkuçeçwara dapat melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara hybrid yang direncanakan pada tanggal 13 September 2021. 

"Tentu saja kalau kuliah itu dimulai hybrid atau offline tidak hanya mahasiswa atau kami yang mengajar itu harus sehat, tentu saja lingkungan sekitar atau warga sekitar harus sehat," pungkasnya.

Topik
Vaksinasi Covid 19vaksinasi kota malangVaksin Covid 19dana sharingSTIE Malangkucecwara
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru