Sambangi Difabel dan Korban Laka, Kapolresta Buher Serahkan Bansos Covid-19

Aug 25, 2021 18:57
Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto saat berbincang dengan salah satu keluarga yang mengalami difabel di wilayah Kelurahan Bakalankrajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (25/8/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)
Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto saat berbincang dengan salah satu keluarga yang mengalami difabel di wilayah Kelurahan Bakalankrajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (25/8/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sambangi korban kecelakaan lalu lintas dan masyarakat yang termasuk difabel di Kota Malang, Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto secara door to door menyerahkan bantuan sosial (bansos) di tengah pandemi Covid-19. 

Berangkat dari Mapolresta Malang Kota, perwira yang akrab disapa Buher ini berangkat didampingi oleh jajaran Pejabat Umum (PJU) Polresta Malang Kota. 

"Kami door to door langsung meninjau saudara-saudara kita yang disabilitas dan korban laka lantas," ungkapnya kepada MalangTIMES.com, Rabu (25/8/2021). 

Titik pertama Buher beserta rombongan langsung menyasar kediaman korban kecelakaan lalu lintas yang berada di Jalan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, bernama Hery Sumadyo. Di sana Buher menyerahkan sejumlah bansos Covid-19 berupa sembako dan uang tunai.

Kemudian berlanjut ke titik berikutnya yakni di kediaman Urifah, warga Jalan Pelabuhan Tanjung Priok, Kelurahan Bakalankrajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang. 

Urifah merupakan seorang penjahit yang difabel tuna daksa. Tidak sendiri, Urifah hidup dengan suaminya yang juga difabel serta anak-anaknya. Dalam kesempatan ini, Buher berbincang-bincang dengan Urifah serta menyerahkan bansos Covid-19. 

Selanjutnya, Buher bersama rombongan langsung menuju titik berikutnya yakni di kediaman Rokhim, seorang tuna netra yang berprofesi sebagai tukang pijat dan tinggal di Jalan Pelabuhan Ketapang, Kelurahan Bakalankrajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang. 

"Kita datang ke Pak Rokhim, di mana beliau dalam kondisi tuna netra. Kita juga melihat putra-putri beliau yang tidak mau sekolah," ujarnya. 

Perwira dengan dua melati di pundaknya ini mengatakan bahwa untuk memberikan pendampingan terhadap anak-anak dari Rokhim, pihaknya akan mengirim tim trauma healing. 

"Kita akan mengirimkan tim trauma healing untuk bisa melakukan pendekatan supaya (anak Pak Rokhim, red) bisa melanjutkan pendidikan, nanti kita lihat hasilnya seperti apa," terangnya. 

Selain penyerahan bansos Covid-19 berupa sembako dan uang tunai, pihaknya juga selalu mengimbau agar korban kecelakaan lalu lintas ataupun masyarakat difabel agar segera mengikuti program vaksinasi. 

Pihaknya juga mengarahkan jika terdapat masyarakat yang belum melakukan vaksin, dapat daftar ke Polresta Malang Kota. "Baik melalui kasatlantas, binmas, babinkamtibmas, intel, silahkan kita akan membantu pelaksanaan vaksin," ujarnya. 

Lebih lanjut, dengan adanya program door to door penyerahan bansos Covid-19 berupa sembako dan uang tunai, pihaknya berharap agar beban masyarakat semakin berkurang di tengah pandemi Covid-19. 

"Mungkin memang belum maksimal, tapi sangat membantu masyarakat di tengah-tengah kesulitaan dan hadir untuk masyarakat Kota Malang," pungkasnya.

Sebagai informasi, bahwa bansos Covid-19 yang diserahkan merupakan program berbagi senyum dari Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 2000 dengan nama batalyon "Sanika Satyawada". 

Topik
Bansos Covid 19Penanganan Covid 19Polresta MalangKapolresta Malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru