Viral Kartu Nikah Digital dengan 4 Kolom Foto Istri, Ditjen Bimas Islam: Hoaks

Aug 25, 2021 16:32
Kartu nikah digital asli (kiri) dan kartu nikah digital palsu (kanan)(Ist)
Kartu nikah digital asli (kiri) dan kartu nikah digital palsu (kanan)(Ist)

MALANGTIMES - Viral di media sosial perihal kartu nikah digital yang mencantumkan empat kolom foto untuk istri pada tampilan belakang. Sementara pada tampilan depan, tertulis nama Kementrian Agama dan bukan Kementerian Agama.

Ditjen Bimas Islam Kamarudin Amin, menegaskan, jika kartu digital tersebut bukanlah format resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama. Sehingga, kartu nikah digital yang beredar di media sosial tersebut merupakan hoaks.

“Kartu dengan foto suami dan empat kolom foto istri itu bukan kartu resmi yang diterbitkan Kementerian Agama. Itu masuk kategori hoaks karena mengatasnamakan dan menggunakan logo Kementerian Agama,” tegas Kamaruddin Amin, dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, Rabu (25/8/2021).

1

Dijelaskan Kamarudin, jika sejak Agustus 2021, Kemenag memang tak lagi mentertibkan kartu nikah secara fisik. Mereka yang menikah pada bulan selanjutnya, akan mendapatkan kartu nikah digital. 

2

Pada bagian depan kartu digital tersebut, menampilkan foto pasangan suami dan istri pada halaman depan, disertai keterangan nama suami, nama istri, serta tanggal akad nikah. 

Sementara, pada bagian atas, tertulis Kementerian Agama Republik Indonesia yang di samping kiri diisi dengan gambar Garuda dan disamping kanan adalah logo Kementerian Agama. Dan untuk di bagian bawah terdapat keterangan KUA tempat menikah, nomor akta, serta barcode yang akan terhubung dengan data server Bimas Islam.

"Data lengkap pasangan pengantin ini bisa dibaca melalui scan barcode,” sambungnya.

Lebih lanjut dijelaskan, jika layanan kartu nikah digital ini telah terintegrasi dengan Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah Web). Sehingga, dengan begitu layanan kartu nikah bisa diakses melalui Kantor Urusan Agama (KUA) yang ada di berbagai lokasi.

Untuk mendapatkan kartu nikah digital cukup mudah. Pasangan calon pengantin mengisi formulir pendaftaran nikah melalui Simkah Web di https://simkah.kemenag.go.id/ atau klik SimkahWeb. Pasangan calon pengatin harus mengisi data-data dengan lengkap, termasuk nomor telepon, dan alamat email yang masih aktif. 

Setelah pasangan pengantin melaksanakan akad nikah, kartu nikah digital akan dikirim melalui email dan nomor WhatsApp yang telah didaftarkan melalui Simkah Web (sementara masih melalui email) dalam bentuk tautan atau ‘link’.

Meskipun begitu, ditegaskannya jika kartu nikah digital ini bukanlah sebagai pengganti buku nikah. Karena itu, nantinya para pengantin tetap akan mendapatkan buku nikah fisik. 

"Tapi bagi pasangan pengantin yang menghendaki kartu nikah fisik, bisa mengajukan permohonan kepada Kepala KUA selama persediaan kartu nikah di KUA tersebut masih ada,” pungkasnya.

Topik
Kartu Nikahzionis nusantarafirjaun barlamanBerita Hoaks
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru