Vaksinasi di Pondok Bahrul Maghfiroh, Gebrakan Rumah Ibadah Bergerak di Masjid Al-Fatah Ali

Aug 24, 2021 21:07
Vaksinasi yang digelar di Pondok Bahrul Maghfiroh. (foto: istimewa)
Vaksinasi yang digelar di Pondok Bahrul Maghfiroh. (foto: istimewa)

MALANGTIMES - Pondok Bahrul Maghfiroh di Jalan Joyo Agung, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang,  menggelar program vaksinasi yang khusus ditujukan untuk santri dan warga pondok lainnya.

Pengasuh Pondok Bahrul Maghfiroh Prof Muhammad Bisri mengatakan bahwa pihaknya satu bulan lalu telah meminta bantuan dosis vaksin kepada Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa. Gayung bersambut. Pemprov Jatim kemudian memberikan sebanyak 550 dosis vaksin.

“Jadi, waktu itu sebulan yang lalu, pondok minta vaksin ke gubernur. Lalu dua minggu berikutnya dijawab dengan diberi jatah 550 dosis vaksin,” kata Bisri kepada MalangTIMES, Selasa (24/8/2021).

Setelah mendapat dosis vaksin,  Pondok Bahrul Maghfiroh malah kebingungan karena tidak memiliki tenaga vaksinator. Namun Bisri kemudian bekerja sama dengan klinik Universitas Brawijaya (UB) untuk meminta bantuan vaksinator. “Karena di pondok tidak punya vaksinatornya, akhirnya pondok bekerja sama dengan klinik Universitas Brawijaya,” kata mantan rektor Universitas Brawijaya itu.

Dosis vaksin yang tiba bukan Sinovac, melainkan AstraZeneca yang dikhususkan untuk usia di atas 18 tahun. “Ternyata yang datang kan AstraZeneca dan bisanya digunakan untuk orang yang 18 tahun ke atas. Sedangkan anak pondok banyak yang usianya di bawah 18 tahun. Akhirnya saya pengurus, guru yang vaksin disitu,” ungkap dia.

Tidak berhenti dosis vaksin AstraZeneca. Akhirnya Pondok Bahrul Maghfiroh kedatangan dosis vaksin jenis Sinovac dari Koramil Lowokwaru. “Lalu dari koramil datang memberikan bantuan vaksin Sinovac untuk diberikan kepada santri yang 18 tahun ke bawah. Dan sekarang sudah clear semua,” terang Bisri.

Karena telah berhasil untuk memvaksin para santrinya, Bisri berharap agar herd immunity di pondok dapat segera terbentuk. “Harapan saya, anak-anak sudah punya kekebalan tubuh. Artinya imunitas di tubuh sudah mengenal corona sehingga lebih kuat dan lebih sehat. Cuma mereka harus tetap jaga jarak dan mematuhi protokol kesehatan,” papar dia.

Sementara itu, vaksinasi yang digelar di Pondok Bahrul Maghfiroh itu juga memantik vaksinasi yang diinisiasi oleh Rumah Ibadah Bergerak. Salah satunya  dilaksanakan di Masjid Al-Fatah Ali di Jalan Mayjend Panjaitan, Kota Malang.

“Jadi, karena (dosis vaksin) lebih di pondok, jadi di Masjid Al-Fatah Ali saya ikutkan. Saya bawa semua,” ungkap Bisri.

Saat ini masyarakat di sekitar Masjid Al-Fatah Ali mayoritas telah tervaksin semua. Sehingga sebagian masyarakat Kota Malang dibantu tervaksinasi yang dilaksanakan di Pondok Bahrul Maghfiroh. “Sekarang sudah ada sekitar 220 orang, jadi di Masjid Al-Fatah Ali RW 04 90 persen sudah tervaksin,” kata dia.

Sebagai informasi, Rumah Ibadah Bergerak telah menyisir sejumlah masjid di Malang Raya. Hal itu untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar masjid bisa diberdayakan untuk menuntaskan masalah covid.

Rumah Ibadah Bergerak juga memberikan bantuan seperti sembako, oksigen hingga vitamin yang dapat digunakan masyarakat sekitar masjid di masing-masing wilayah dalam masa pandemi covid-19.

Topik
Rumah Ibadah Lawan Covid 19Ponpes Bahrul MaghfirohVaksinasi Covid 19
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru