Tinjau Pohon yang Akan Dipotong untuk Pembangunan Gorong-Gorong, DLH Bakal Tanam Lagi

Aug 24, 2021 20:31
Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Lita Irawati bersama tim saat mengecek pohon yang akan dipotong di atas pembangunan gorong-gorong, Selasa (24/8/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)
Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Lita Irawati bersama tim saat mengecek pohon yang akan dipotong di atas pembangunan gorong-gorong, Selasa (24/8/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kelestarian pohon benar-benar dijaga oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang. Karena itu, DLH juga  meninjau lokasi pohon yang akan dipotong untuk kemudahan pembangunan gorong-gorong di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Wahyu Setiyanto mengatakan bahwa peninjauan  ini untuk memastikan kondisi pohon yang akan dipotong letaknya di atas rangkaian gorong-gorong yang akan dibangun.

Saat ini  Pemerintah Kota Malang sedang melakukan pembangunan Malang Creative Center (MCC) dan akan membuat gorong-gorong yang lebih besar. "Lah gorong-gorong itu dibangun dekat pohon-pohon yang mau tidak mau harus dipotong. Tapi nanti akan ditanam lagi," ungkapnya kepada MalangTIMES.com, Selasa (24/8/2021).

Hasil peninjauan yang telah dilakukan oleh tim DLH Kota Malang, nantinya terdapat 10 titik pohon yang akan dipotong untuk mendukung pembuatan gorong-gorong. "Diameternya bervariasi. Ada yang 50 sentimeter dan juga ada yang di bawah 50 sentimeter. Masing-masing pohon kondisinya berbeda," kata Wahyu.

Terlebih lagi, saat ini kondisi 10 pohon yang rencananya akan segera dipotong juga secara estetik perlu adanya penataan ulang. Sebab, kondisi 10 pohon yang kebetulan berada di atas lokasi pembuatan gorong-gorong juga sudah mulai kering.

"Cuma ini secara estetika. Memang pohonnya sudah tua, sudah tidak sehat, sudah banyak yang kering dan sudah banyak gulmanya. Memang perlu penataan ulang," jelas Wahyu.

Untuk jadwal pemotongan 10 pohon tersebut, DLH juga menunggu kesiapan dari pimpinan proyek pembangunan MCC untuk berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang dan Satlantas Polresta Malang Kota terkait pengaturan lalu lintas ketika dilakukan pemotongan pohon.

"Karena untuk memotong di sini pasti akan menimbulkan sedikit kemacetan, sehingga kita kami perlu bantuan Dishub atau Polresta Malang Kota untuk mengamankan petugas kami dan mengatur agar lalu lintas tetap lancar," ujarnya.

Sementara itu, DLH telah meminta pertimbangan kepada DPUPRPKP Kota Malang dan pihak rekanan yang mengerjakan proyek MCC, terkait penempatan bibit pohon baru yang nantinya akan ditanam kembali setelah pembuatan gorong-gorong selesai.

"Kalau diperkenankan, kami menanam 10 lagi. Titiknya nanti menyesuaikan. Karena ke depan kalau kita sembarangan menanam, pohon tersebut bisa merusak apa yang dikerjakan," ungkap Wahyu.

Lebih lanjut Wahyu menambahkan bahwa penanaman akan dilakukan jika  bibit telah selesai. "Bibit sudah kami terima di Kebun Bibit Mojolangu, besoknya kita jadwalkan," pungkasnya.

Topik
DLH Kota MalangAnggaran refocusing covidPenebangan Pohon
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru