Jaringan Teroris Berkembang di Kabupaten Malang, Kepala BNPT Boy Rafli Ingatkan Pemda

Aug 24, 2021 15:50
Kepala BNPT Komjen Pol. Boy Rafli Amar didampingi Bupati Malang HM. Sanusi saat memberikan keterangan di hadapan awak media.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Kepala BNPT Komjen Pol. Boy Rafli Amar didampingi Bupati Malang HM. Sanusi saat memberikan keterangan di hadapan awak media.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Sepak terjang teroris di Malang Raya patut diwaspadai. Sebab, perkembangan jaringan teroris juga terpantau berkembang di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur. Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Komisaris Jenderal (Komjen) Pol. Boy Rafli Amar saat berkunjung ke Kabupaten Malang, Selasa (24/8/2021). 

Perkembangan jaringan teroris di wilayah Kabupaten Malang itu bahkan sudah dilaporkan kepada Presiden RI Joko Widodo. “Dalam laporan yang telah disampaikan ke Presiden Joko Widodo, untuk kelompok jaringan teroris tersebut banyak berkembang di Solo Raya dan Jawa Timur. Termasuk Lamongan dan Kabupaten Malang,” kata Boy Rafli.

Selain membeber perkembangan jaringan teroris di Jatim, Boy Rafli  juga menyampaikan berbagai upaya pencegahannya yang harus dilakukan. Salah satunya terkait pelibatan masyarakat eks narapidana teroris (napiter) dalam kegiatan pencegahan dan mengurangi potensi terorisme. 

"Pemda (Pemerintah Daerah) untuk melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan, dan melakukan kegiatan yang dapat mengurangi potensi terorisme," ungkapnya.

Untuk diketahui, kedatangan Jenderal Polisi bintang tiga bersama rombongan ini disambut Bupati Malang HM. Sanusi bersama sejumlah jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang di Peringgitan Pendopo Agung Kabupaten Malang. 

Dalam kesempatan tersebut, Boy Rafli juga mengatakan bahwa hal tersebut juga telah sesuai dengan perintah dari Presiden Joko Widodo. Terlebih untuk dapat memberikan perhatian khusus kepada eks napiter. Dirinya juga sedikit menjelaskan, bahwa dalam laporan yang telah disampaikan ke Presiden Joko Widodo, untuk kelompok jaringan teroris tersebut banyak berkembang di Solo Raya dan Jawa Timur. Termasuk Lamongan dan Kabupaten Malang. 

"Itu dapat menjalankan ekonomi, politik dan keamanan. Selain itu juga ada tiga aspek yakni pendidikan karakter, ekonomi UMKM, dan aspek terorisme. Tiga aspek itu dapat dijalankan di Jatim, Jabar, Jateng, NTB, Sulteng. Target kita dalam waktu dekat dapat dilaksanakan, 1 Oktober 2021," terangnya.

Dirinya juga mengajak masyarakat agar lebih pro aktif dalam mencegah miss informasi yang saat dalam beberapa waktu terakhir banyak beredar di masyarakat. Miss informasi tersebut terkait kabar yang menyebut bahwa vaksinasi adalah bentuk konspirasi. Yang ternyata menurutnya, itu dapat menghambat jalannya program vaksinasi. 

"Vaksinasi yang kami dilakukan salah satunya, sebagai upaya untuk menangkal hoax terkait vaksin haram dan tidak aman untuk kesehatan," imbuh dia.

Dengan begitu, Boy Rafli mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menetralisir, mengklarifikasi, dan mensosialisasikan jika pemerintah tidak ada niat sedikitpun untuk membahayakan atau menyakiti masyarakat. Justru sebaliknya, pemerintah ingin memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

"Perlu kita sampaikan kepada teman-teman mitra kita untuk membantu meluruskan misinformasi yang berkembang. Banyak pihak-pihak yang memprovokasi tidak mensukseskan kegiatan vaksinasi," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Malang, H.M Sanusi menyebut baik atas kunjungan Kepala BNPT Komjen Pol. Boy Rafli Amar tersebut.

"Terima kasih Kepala BNPT yang telah menyempatkan untuk datang ke Kabupaten Malang. Memang, di fase ini dituntut untuk menjadi pribadi-pribadi yang lebih peduli, saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk menyelamatkan diri pribadi," ujarnya.

Dengan begitu, lanjut Sanusi, cara yang paling efektif untuk menjaga diri pribadi dan saudara saudara kita di situasi saat ini adalah dengan mengikuti himbauan himbauan Pemerintah, maupun tenaga medis, termasuk ikut menyukseskan program vaksinasi yang sedang berjalan. 

"Saat ini Pemkab Malang terus berupaya mengoptimalkan penyaluran vaksin kepada masyarakat, agar segera terbentuk herd immunity yang nantinya dapat mencegah, meminimalisir, dan menghentikan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Malang." pungkasnya.

Topik
Vaksinasi eks napi terorismeJaringan TerorisSanusidemokrat lamongan
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru