Wali Kota Sutiaji Inginkan Segera Ada Kelonggaran untuk Sektor Perekonomian Kota Malang

Aug 23, 2021 11:08
Wali Kota Malang, Sutiaji. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).
Wali Kota Malang, Sutiaji. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).

MALANGTIMES - Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang kini berganti menjadi PPKM Level 1 sampai 4 dan masih berlangsung hingga saat ini memberikan dampak signifikan di sektor perekonomian Kota Malang.

Tempat-tempat perbelanjaan yang hingga kini belum juga mendapat titik terang kapan akan kembali bisa beroperasional menjadi perhatian khusus. Karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang ada kelonggaran di sektor perekonomian meski PPKM Level 4 terus dijalankan.

Wali Kota Malang Sutiaji menyatakan, kelonggaran di sektor perekonomian di Kota Malang diharapkan bisa dijalankan kembali. Meski, tetap harus dengan mengetatkan dalam penerapan disiplin protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.

"Yang penting prokes bisa diperketat. Lalu kran ekonomi dibuka sedikit-sedikit," ujarnya, Senin (23/8/2021).

Sutiaji menjelaskan, pertimbangan itu, melihat situasi di wilayah Kota Surabaya yang bisa dijadikan percontohan. Sebab, meski masih dalam status PPKM Level 4, pembukaan Mal tetap dilakukan dengan berbagai ketentuan dan persyaratan. Yang mana, ketentuan-ketentuan pengetatan prokes akan dilakukan pengawasan.

"Semua, termasuk pasar-pasar rakyat juga. Kalau di Mal mungkin harus ada vaksin, lalu batasan usia dan pembatasan 50 persen. Itu nanti juga berlaku di hotel. Ini harus kita kawal," jelasnya.

Meski, berkaitan dengan adanya persyaratan wajib membawa kartu vaksin saat masuk Mal, Sutiaji mengatakan,  hingga kini masih hal itu masih dalam persiapan. Mengingat vaksinasi di Kota Malang juga terkedala dengan ketersediaan vaksin.

Sehingga, masyarakat masih belum secara merata mendapatkan vaksinasi Covid-19.

"Tapi Insya Allah, informasi dari Menkes, bulan ini akan digelontorkan lagi (vaksin). Tinggal kesiapan kita, semoga nanti bisa mendukung persyaratan seperti di Mal itu," katanya

Lebih jauh, harapan Sutiaji, tak hanya melonggarkan aktivitas di sektor perekonomian, namun juga berkaitan dengan mobilotas masyarakat. Dalam hal ini, pelaksanaan ibadah, seperti di Masjid ataupun Gereja yang juga diinginkan untuk bisa segera diizinkan kembali dengan prokes yang ketat.

"Dulu masjid hingga gereja seakan dianggap menjadi momok penyebaran Covid-19. Justru, sekarang ini sudah bangkit dan mulai berbenah," ungkapnya.

Dalam hal ini, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dan memantau kesiapan tempat ibadah. Sehingga, ketika dibuka kembali, semua yang masuk ke tempat ibadah bertanggung jawab penuh terhadap pengetatan prokesnya.

"Jadi jamaah mempunyai tanggung jawab untuk mengawasi jamaah lain. Termasuk pengelola juga. Kemarin sudah saya koordinasikan itu (untuk masalah prokes)," pungkasnya.

Topik
Sutiajisebutan jokowiTransformasi Bisnis Modernppkm level 4 kota malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru