Cerita Teman Dekat Siswoyo Terkait Kondisi sang Anak yang Tidak Sekolah

Aug 22, 2021 18:14
Teman dekat Siswoyo, yakni Aro' Sujarwo, yang sejak beberapa bulan lalu bertempat tinggal di kediaman Siswoyo, Sabtu (21/8/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)
Teman dekat Siswoyo, yakni Aro' Sujarwo, yang sejak beberapa bulan lalu bertempat tinggal di kediaman Siswoyo, Sabtu (21/8/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Peristiwa terbaring lemasnya Siswoyo (49) usai istrinya meninggal dunia pada Desember 2020 lalu menyita perhatian publik. Apalagi, dua anak Siswoyo , yakni Muhammad Ilham (10) dan Muhammad Rizky (4), disebut tidak bersekolah dan merawat bapaknya.

Salah satu yang menjadi perhatian luas yakni terkait kondisi pendidikan kedua anaknya. Pasalnya, beberapa waktu yang lalu, Ilham sempat mengatakan bahwa dirinya sudah tidak bersekolah karena tidak memiliki biaya. 

Namun, hal itu kemudian diluruskan oleh Aro' Sujarwo yang merupakan salah seorang teman dekat Siswoyo . Aro' sehari-hari  bertempat tinggal dan menempati salah satu kamar yang berada di kediaman Siswoyo. 

"Sekolah sudah didaftarkan dan sudah dibayarkan oleh orang tuanya. Pak Sis  (Siswoyo) juga sudah pernah cerita ke saya dan sudah didaftarkan, sudah dibayar, sudah diselesaikan lah semua administrasinya," ungkapnya kepada MalangTIMES.com. 

Aro'  pun memaklumi  bahwa apa yang disampaikan Ilham kurang sesuai. Pasalnya, Ilham yang masih berusia 10 tahun dan sudah tidak mendapatkan kasih sayang seorang ibu sejak delapan bulan lalu serta dia masih duduk di bangku kelas 4 di salah satu SDN sekitar kediamannya. 

Aro' pun membenarkan bahwa dalam kondisi Ilham dan Rizky yang piatu, serta Siswoyo yang sejak tiga minggu lalu terbaring lemas di atas tenpat tidurnya, Ilham masih menyempatkan merawat bapaknya tersebut. Tetapi, kadang kala Ilham kerap kali bermain di jam-jam tertentu. 

"Saya akui anaknya ini memang merawat bapaknya. Anak ini tidak sekolah karena kurangnya kemauan keras si anak dan kondisi bapaknya yang membutuhkan pendampingan," ungkap dia.

"Jadi, sampai tidak terpikir ke sekolahnya. Bukan dia tidak sekolah, tapi habis waktunya," imbuh Aro'. 

Aro' sendiri setiap hari juga harus bekerja menjadi sopir angkutan kota jalur Malang-Batu yang berangkat dari Terminal Landungsari. 

Namun, meski begitu, Aro' juga masih menyenpatkan membersihkan beberapa ruang di kediaman Siswoyo dan menyempatkan untuk menyiapkan beberapa kebutuhan Siswoyo sebelum dan sesudah bekerja. 

"Kalau untuk sisi lain, selama saya ada di sini, ya saya yang bisa cover. Selagi saya di rumah, saya yang biasanya membantu untuk hal-hal lainnya," kata Aro'. 

Kemudian terkait cerita Ilham yang kerap berjualan mainan dan nasi kuning di depan rumahnya atau berkeliling, Aro' pun kembali meluruskan bahwasanya di akhir pekan, kerap Ilham bersama Rizky mendampingi Siswoyo berjualan layang-layang. 

"Saya garis bawahi, Ilham itu tidak bekerja. Setahu saya setiap hari Minggu, selagi Pak Sis masih sehat dan bisa berjalan, mereka  mengisi waktu hanya menjual layangan di daerah Puncak Sengkaling," ungkapnya.

Sementara itu, dengan kondisi yang hanya terbaring lemas di atas tempat tidur tersebut, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti makan, minum, Aro' mengatakan bahwa terdapat kepedulian dari warga sekitar untuk menyediakan makanan siap makan.  "Kalau sisi perhatian warga, sama perangkat RT, itu saya rasa sudah cukup lah, berlebih-lebih," terangnya. 

Selain bantuan warga dan relawan, kata Aro' Siswoyo juga masih memiliki beberapa sisa tabungan. Ataupun jika terdapat masyarakat yang memberi uang tunai, dia gunakan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya.

"Secara finansial, bapaknya masih bisa mengelola sebagian dari sisa-sisa tabungannya untuk membelikan anaknya jajan dan lain-lain," pungkas Aro'.

Topik
Keluarga Ilham TlogomasM. Reno Zulkarnain
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru