Kunjungi Isoter dengan Roda Dua, Bupati Malang HM Sanusi: Supaya Cepat dan Efisien

Aug 21, 2021 20:24
Bupati Malang HM Sanusi (kanan) didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat saat akan mengendarai trail (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)
Bupati Malang HM Sanusi (kanan) didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat saat akan mengendarai trail (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pemandangan baru ditunjukkan pejabat Kabupaten Malang kala mengunjungi isoter di setiap kecamatan. Ya, dengan menggunakan kendaraan roda dua jenis trail layaknya touring anak motor.

Forkopimda Kabupaten Malang dalam beberapa kesempatan selalu menggunakan kendaraan roda dua untuk mengecek isolasi terpusat (isoter) di setiap kecamatan. Hal itu diakui Bupati Malang HM Sanusi agar pergerakan pengecekan berjalan lebih cepat dan efisien.

Biasanya, para pejabat menggunakan kendaraan roda empat dengan sopir pribadi yang mengantarkan setiap aktivitas kedinasan. Namun kali ini, Forkopimda Kabupaten Malang nampak ingin tampil beda dan berharap hasil yang cepat untuk penanganan covid-19.

“Kami menggunakan sepeda motor ke isoter di setiap isoter, kenapa? Supaya cepat. Ini bentuk keseriusan pemerintah daerah agar covid segera usai,” kata Sanusi saat mengunjungi isoter di Kecamatan Dau, Sabtu (21/8/2021).

Rombongan Forkopimda Kabupaten Malang mengunjungi isoter di setiap kecamatan dengan menggunakan kendaraan roda dua jenis trail dengan pengawalan dari Satlantas Polres Malang.

Dalam rombongan tersebut, Sanusi didampingi oleh Dandim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu Letkol Yusub Dody Sandra, Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat dan jajaran OPD lainnya.

Memang jika dilihat dari biasanya, pergerakan menggunakan roda dua lebih cepat dari pada menggunakan kendaraan roda empat. Pasalnya hari ini saja, Forkopimda Kabupaten Malang mengunjungi 7 isoter, mulai dari isoter Kecamatan Sumberpucung, isoter Kecamatan Kromengan, isoter Kecamatan Ngajum, Isoter Kecamatan Wonosari, isoter Kecamatan Wagir, isoter Kecamatan Dau dan terakhir isoter Kecamatan Karangploso.

Di situ, jajaran pejabat Kabupaten Malang melihat perkembangan jalannya isoter untuk menampung warga yang terkonfirmasi positif covid-19 di masing-masing wilayah.

Dalam penyampaiannya, Sanusi menyebut bahwa langkah terbaik untuk memutus penyebaran covid-19 ialah dengan membawa warga yang isoman ke isoter. Dengan begitu, masyarakat tidak ada lagi yang menulari.

“Bagaimana menghentikan penularan? Ya dengan cara mengisolasi orang yang terkonfirmasi positif. Kalau kontak pasti kena. Makan dari itu kami harap semua bisa ke isoter,” ungkap Sanusi.

Sementara itu, Sanusi juga menyebut bahwa jika isoter nantinya tidak mencukupi untuk menampung warga yang melakukan isolasi, Pemkab Malang dalam hal ini akan berupaya menyewa hotel untuk penanganan covid-19.

“Dana kami tidak terbatas, saya tidak bercanda ini. Bisa pakai hotel atau rusunawa juga. Di Kepanjen saya sudah coba sewa hotel. Intinya pasien covid tidak boleh kontak dengan orang lain,” tukasnya.

Topik
Bansos di Kabupaten MalangIsolasi Mandiricovid 19 kabupaten malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru