Terus Ingatkan Muspika, Bupati Malang HM Sanusi Ingin Warga Isoman Pindah ke Isoter

Aug 21, 2021 20:05
Bupati Malang HM Sanusi saat memberi pengarahan di isoter Kecamatan Dau (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)
Bupati Malang HM Sanusi saat memberi pengarahan di isoter Kecamatan Dau (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Bupati Malang HM Sanusi terus mengingatkan kepada musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) agar segera memindahkan warga yang sedang isolasi mandiri (isoman) ke isolasi terpusat (isoter).

Terlebih Presiden Republik Indonesia Joko Widodo telah memberikan perintah kepada jajaran kepala daerah agar memindahkan warga yang sedang isoman ke isoter.

Hal tersebut sebagai langkah agar penyebaran covid-19 tidak lagi meluas. Ditambah lagi beberapa rumah sakit rujukan covid-19 juga penuh oleh pasien.

Sehingga, isoter adalah langkah tepat bagi masyarakat yang sedang terjangkit virus covid-19. Kenapa? Karena di situ mereka mendapat perawatan dari tenaga kesehatan (nakes) dan juga dilengkapi fasilitas agar tenang ketika menjalani pemulihan.

Dari keterangan kepala puskesmas (Kapus) Kecamatan Dau, Sanusi membeberkan bahwa di isoter hanya diisi 5 orang dari 50 bed yang disediakan. Akan tetapi, juga masih ada 23 warga yang menjalani isolasi mandiri dan alasan belum pindah ke isoter juga macam-macam, seperti memiliki komorbid dan berusia lanjut.

“Ini perintah presiden, isoman sudah tidak boleh. Semua isoman harus di isoter,” seru Sanusi mengingatkan Muspika Kecamatan Dau.

Diakui Sanusi, covid-19 adalah musuh bersama. Sehingga, pihaknya berharap muspika dapat mengingatkan warganya untuk tetap dapat membantu peran Pemkab Malang menanggulangi wabah yang diduga bermula dari Wuhan, China tersebut.

“Covid adalah musuh bersama. Pemkab Malang adalah garda terdepan untuk menyelamatkan masyarakat Kabupaten Malang bahkan Indonesia. Tapi harus mulai diri sendiri yang bisa selamatkan, dengan cara prokes dan hindari yang kena covid,” pesan Sanusi.

Sementara itu, Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono mengatakan bahwa bekerja sebagai pelayan masyarakat memang melelahkan. Namun hal itu harus dilakukan, terlebih di saat pandemi covid-19 saat ini.

Di situ, pihaknya berpesan kepada Muspika Kecamatan Dau agar selalu komunikasi ketika menjalankan tugas. Sebab jika komunikasi terputus, maka pelayanan akan terhambat.

“Semua harus ada komunikasi, jadi tidak bisa bekerja sendirian. Jangan sungkan bertanya jika ada kesulitan,” imbuh Bagoes.

Seperti diketahui, sudah menjadi rutinitasnya rombongan Forkopimda Kabupaten Malang mengunjungi setiap isoter dengan menggunakan kendaraan roda dua jenis trail dengan pengawalan dari Satlantas Polres Malang.

Dalam rombongan tersebut, Sanusi didampingi oleh Dandim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu Letkol Yusub Dody Sandra, Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat dan jajaran OPD lainnya.

Topik
Bupati Malang SanusiBansos di Kabupaten Malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru