60 Warga Kota Malang Awali Vaksinasi Covid-19 Ibu Hamil

Aug 19, 2021 12:27
Suasana ceremonial vaksinasi Covid-19 ibu hamil di RS Universitas Brawijaya Kota Malang, Kamis (19/8/2021). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Suasana ceremonial vaksinasi Covid-19 ibu hamil di RS Universitas Brawijaya Kota Malang, Kamis (19/8/2021). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES- Program vaksinasi Covid-19 resmi dilakukan juga untuk ibu hamil secara serentak di Indonesia hari ini (Kamis, 19/8/2021). Di Kota Malang, setidaknya diikuti 60 ibu hamil dalam gelaran awal vaksinasi yang dilangsungkan di RS Universitas Brawijaya.

Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Malang dr Sutrisno menyampaikan, vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil ini penting, mengingat ibu hamil yang rentan terpapar virus.

"Untuk gebyar nasional ini ada 60 target ibu hamil yang divaksin. Ibu hamil memiliki risiko 10 kali lipat terpapar Covid-19 dan menjadikan kondisi berat, bahkan berisiko kematian. Sehingga kita memprioritaskan agar ibu-ibu hamil segera mendapat vaksinasi lebih cepat paling tidak 2 kali dosis," ujarnya.

Vaksin yang diberikan kali ini berupa jenis Sinovac. Adapun, bagi ibu hamil yang bisa menjalani vaksin yakni di rentang usia kehamilan 13 sampai 33 minggu. Hal ini karena, dalam kondisi tersebut kondisi ibu hamil lebih rentan terpapar Covid-19.

Kemudian, sama seperti proses pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat umum, sebelum disuntik, maka ibu hamil juga harus menjalani serentetan skrining kesehatan. Hal ini guna memastikan kondisi ibu benar-benar sehat dan diperbolehkan untuk divaksin.

"Karena jika di bawah usia kehamilan 13 minggu, janin masih masa pertumbuhan. Nah, di rekomendasikan di usia kehamilan minimal 13 minggu harapannya agar pertumbuhan organ janin tidak terganggu," jelasnya.

Lebih jauh, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif menambahkan, vaksinasi ibu hamil yang serentak dilakukan secara nasional ini dilangsungkan di beberapa titik wilayah di Indonesia. Di jawa Timur, dilakukan di Surabaya dan Kota Malang.

"Ini pertama kali secara nasional, kebetulan di Jawa Timur itu Surabaya dan Kota Malang. Inisiasi yang dilaksanakan di RS UB ini kita sambut baik dan kita support sepenuhnya," terangnya.

Dengan digaungkan hari ini, setelahnya proses pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil juga akan dilakukan di masing-masing wilayah dalam hal ini di tiap puskesmas di Kota Malang. Pihaknya berharap, dengan vaksinasi ini ibu hamil akan lebih meningkat kekebalan tubuhnya.

"Ada dosis 1 dan 2 nantinya, kita berharap kekebalan daya tahan tubuh, imunitas ibu hamil bisa meningkat. Setelah vaksinasi, saya berpesan untuk jangan tinggalkan prokes, masker tetap menjadi perhatian bersama," tandasnya.

Dalam kesempatan kali ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang Erik Setyo Santoso berkesempatan hadir mewakili Wali Kota Malang Sutiaji. Ia menyatakan apresiasinya atas digelarnya vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil ini. Sehingga, progress untuk tercapainya herd immunity akan segera terwujud.

"Ini bagian cara kita berjuang untuk melawan Covid-19. Jika semua bisa terlaksana dengan baik artinya kita saling terlindungi dan terwujud herd immunity," katanya.

Dengan begitu, harapan ke depan, menurut Erik, progress dalam upaya pemulihan ekonomi juga akan meningkat. Di mana, kebijakan pembatasan perlahan juga akan kembali dilonggarkan.

"Begitu herd immunity bisa kita wujudkan, kota bisa kita buka lagi, kebijakan-kebijakan pembatasan pergerakan dan pembatasan mobilitas dan aktivitas bisa dilonggarkan. Ekonomi bisa semakin berkembang lagi," pungkasnya.

Topik
Vaksinasi Covid 19surat edaran vaksinasi ibu hamilSutrisnoserbuan vaksinasiHusnul Muarif
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru