KIPInya "Nampol", Berikut Saran sebelum dan sesudah Divaksin Moderna

Aug 19, 2021 11:01
Ilustrasi (Foto: Mshale)
Ilustrasi (Foto: Mshale)

INDONESIATIMES - Tak hanya sebagai booster vaksin untuk tenaga kesehatan (nakes), vaksin Moderna juga mulai diberikan kepada masyarakat umum. Namun vaksin Moderna hanya diberikan bagi yang belum pernah menerima vaksin Covid-19 dosis 1 dan 2.

Pada dasarnya, tak ada persyaratan khusus bagi penerima vaksin buatan Amerika Serikat (AS) itu. Namun beberapa daerah seperti DKI Jakarta menetapkan prioritas tertentu, sehingga vaksin Moderna lebih diutamakan bagi yang tak bisa mendapat vaksin Sinovac atau AstraZeneca.

Lantas apa yang harus disiapkan bagi masyarakat sebelum dan sesudah menerima vaksin Moderna? Dikutip melalui wawancara eksklusif detik health, dokter spesialis penyakit dalam yang juga relawan RSDC Wisma Atlet Jakarta, dr Andi Khomeini Takdir, memberikan beberapa saran untuk melakukan 4 hal ini sebelum vaksin Moderna:

1. Jangan terlalu capek

Masyarakat yang akan divaksinasi diharapkan untuk menjaga tubuhnya dalam kondisi fit. Jangan kelelahan dan melakukan kegiatan yang bisa membuat tubuh tidak fit. 

"Takutnya kalau terlalu capek akan merasakan KIPI yang lebih berat daripada orang yang kondisi badannya fit," ujar dr Koko, sapaan akrabnya.

2. Banyak makan sayur dan buah

Menurut dr Koko, sayur dan buah adalah sumber vitamin dan mineral.

"Itu diperlukan agar kondisi tubuh lebih bagus," pungkasnya.

3. Konsumsi vitamin D dan berjemur

dr Koko juga mengatakan bahwa konsumsi vitamin D dan berjemur dapat membantu imunitas tubuh bekerja lebih baik.

"Vaksinasi kan memancing kekebalan yang spesifik sifatnya. Sebelum itu ada kekebalan non-spesifik, salah satunya dengan tercukupinya vitamin D," katanya.

Ia menambahkan bahwa vitamin D bisa didapat melalui suplemen. Namun akan lebih bagus jika dari makanan seperti ikan, telur, maupun susu.

"Setelah itu dibantu dengan berjemur supaya imunitas semakin bagus," katanya.

4. Hindari minum paracetamol

Menurut jurnal yang pernah dibacanya, vaksinasi bekerja memancing sistem kekebalan tubuh untuk bereaksi. Salah satu yang diperlukan agar sistem kekebalan bekerja lebih baik yakni meningkatnya suhu badan.

Sebagian orang akan merasakan demam jika dia buru-buru (minum paracetamol) atau bahkan tidak mengalami demam sekalipun sudah minum paracetamol biar tidak demam. Namun, hasilnya nanti tidak sebaik kalau dia merasakan demam.

"Itu udah saya terapkan ke diri saya juga setelah divaksin Moderna. Kalau demamnya tinggi banget baru saya minum (paracetamol). Tapi kalau hanya anget saja saya nggak konsumsi," tambahnya.

Meski tidak menjadi panduan tetap, namun dr Koko menyarankan untuk minum paracetamol jika demamnya lebih dari 39 derajat Celcius.

Lantas, bagaimana jika sudah divaksin Moderna? 

Terkait upaya yang dilakukan setelah vaksinasi, dr Koko mengatakan cara yang dilakukan sama seperti sebelum vaksin. Menurutnya, setelah vaksin Moderna pasti terdapat KIPI atau efek yang dirasakan.

Melansir melalui laporan CDC, sejak April 2021 terdapat lebih dari 1000 laporan ke Vaccine Adverse Event Reporting System (VAERS) tentang kasus miokarditis dan perikarditis. Kasus tersebut kebanyakan dialami oleh remaja dan dewasa muda setelah melakukan vaksinasi Moderna di AS.

Menanggapi hal itu, dr Andi menjelaskan bahwa miokarditis merupakan radang pada otot jantung, sementara perikarditis adalah radang pada pembungkus jantung. Gejala yang terjadi pun bervariasi mulai dari gejala ringan hingga berat.

Topik
vaksin sinopharmnakes
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru