Malang Raya Ditargetkan Tuntaskan Pemindahan Pasien Isoman ke Isoter dalam 2 Pekan

Aug 18, 2021 10:49
Apel gelar pasukan serentak dalam rangka pemindahan isoman ke isoter di wilayah Malang Raya di Lapangan Rampal, Rabu (18/8/2021). (Foto: Istimewa)
Apel gelar pasukan serentak dalam rangka pemindahan isoman ke isoter di wilayah Malang Raya di Lapangan Rampal, Rabu (18/8/2021). (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Masa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berlangsung hingga 23 Agustus 2021 masih menjadikan wilayah Malang Raya dan Bali sorotan pemerintah pusat.

Dalam hal ini, jumlah pasien covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman), baik di Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu, diminta untuk dipindahkan ke tempat isolasi terpusat (isoter).

Hal tersebut disampaikan Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Irwan Subekti usai acara apel gelar pasukan serentak dalam rangka pemindahan isoman ke isoter di wilayah Malang Raya di Lapangan Rampal, Rabu (18/8/2021). 

"Kita diberi batas waktu oleh menko (Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan), seluruh pasien yang saat ini isoman dalam dua minggu ke depan semuanya harus dipindahkan ke isoter," ujarnya.

Adapun pengecualian, menurut Irwan, diperuntukkan bagi pasien yang memang membutuhkan pendampingan dalam perawatan kesehatan. Misalnya  pasien yang telah memiliki riwayat penyakit cukup parah dan harus didampingi pihak keluarga dan sejenisnya.

"Kecuali bagi saudara kita yang memiliki sakit menahun, sakit khusus perlu pendampingan keluarga. Kita kecualikan. Begitu juga bagi ibu hamil," jelasnya.

Namun, diakuinya pemindahan pasien isoman ke isoter memang tidak mudah. Sebab, masih banyak masyarakat yang belum yakin akan dirawat dengan baik ketika berada di isoter yang disediakan oleh pemerintah daerah.

Padahal, dalam hal ini, pasien isoman yang dipindahkan ke isoter justru akan mendapatkan perawatan kesehatan secara optimal. Sebab, segala fasilitas hingga sarana prasarana kesehatan lainnya telah disiapkan.

"Tenaga medis, obat-obatan di isoter kita siapkan. Tenaga medis setiap saat bisa memantau kondisi pasien. Dengan beepindah ke isoter, secara tidak langsung akan dapat mencegah penularan covid-19  kepada keluarga kita, termasuk mencegah penularan di lingkungan tempat kita tinggal," terangnya.

Lebih jauh, Irwan mengatakan, kegiatan ini dilangsungkan dengan melibatkan berbagai stakeholder dalam Satgas Penanganan Covid-19 di Malang Raya. Yakni, TNI/Polri, babinsa, bhabinkabtimnas, hingga Dinas Kesehatan (Dinkes) di Malang Raya. "Semua personel gabungan kami libatkan untuk proses pemindahan isoman ke isoter ini," ungkapnya.

Tak hanya itu. Dalam percepatan penanganan covid-19 di Malang Raya, yang juga perlu perhatian adalah pelaksanaan vaksinasi. Vaksinasi wilayah Kabupaten Malang masih perlu peningkatan optimal.

"Tapi saat ini sudah mengalami peningkatan luar biasa. Apalagi arahan dari Bu Gubernur dan Pak Pangdam bahwasanya vaksin saat ini masih difokuskan di Surabaya. Setelah ini selesai, maka gilirannya adalah Malang Raya, terkhusus Kabupaten Malang," pungkas dia.

Topik
pengukuran saturasi oksigenQR CodeMALANG RAYA
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru