Rumah Ibadah Bergerak Sasar Masjid di Kota Batu, Respon Takmir Tinggi

Aug 15, 2021 10:01
Direktur JatimTIMES Lazuardi Firdaus saat menyerahkan bantuan tabung oksigen kepada takmir Masjid Baiturrahmah RT 4, RW 8, Dusun Jeding, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Sabtu (14/8/2021) malam. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Direktur JatimTIMES Lazuardi Firdaus saat menyerahkan bantuan tabung oksigen kepada takmir Masjid Baiturrahmah RT 4, RW 8, Dusun Jeding, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Sabtu (14/8/2021) malam. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

BATUTIMES - Masjid Baiturrahmah RT 4 RW 8, Dusun Jeding, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu jadi tempat ketiga aksi Rumah Ibadah Bergerak. Respon dan antusias yang menggebu-gebu dari jamaah masjid terlihat begitu kentara dengan adanya program Rumah Ibadah Bergerak ini.

Kali ini gerakan Rumah Ibadah Bergerak dihadiri ulama dan mantan Wakil Bupati Rembang KH Nasirul Mahasin, Ketua Tim Rumah Ibadah Bergerak Soetopo Dewangga, Koordinator LIRA Malang Raya Muhammad Zuhdy Achmadi, tokoh perempuan Malang Laily Fitriyah Liza Min Nelly, Info Malang Raya (IMR) Dyah Arum Sari, Direktur JatimTIMES Lazuardi Firdaus dan General Manager JatimTIMES Heryanto.

Secara simbolis, mereka memberikan beberapa bantuan logistik kepada perwakilan takmir masjid. Dengan sumringah bantuan diterima oleh mereka pada kegiatan yang berlangsung Sabtu (14/8/2021) malam kemarin.

Beberapa bantuan logistik yang diserahkan satu tabung oksigen, satu regulator, satu oxymeter, sepuluh box masker, satu kuintal beras, 20 Kilogram telur, lima karton mie instant, dua karton minyak goreng, dua karton probiotik, dan lima karton susu kemasan.

“Dengan dirangkulnya masjid Baiturrahmah dalam gerakan Rumah Ibadah Bergerak kami langsung bergerak sosialisasi kegiatan ini,” ungkap Ketua Takmir Masjid Baiturrahmah, Karjono.

Dengan adanya program ini, pihaknya bersiap menyambut dengan baik untuk menanggulangi dampak Covid-19 di sekitar masjid. Ya dengan bantuan tersebut, akan kembali disalurkan kembali kepada mereka yang berhak. Misalnya, warga yang isolasi mandiri, terdampak perekonomiannya karena Covid-19, dan sebagainya. Tentunya melalui pendataan yang sudah dilakukan oleh takmir masjid di sana.

Sementara itu General Manager JatimTIMES Heryanto yang juga Ketua Tim Satgas Covid-19 menambahkan, jika sebelum Rumah Ibadah Bergerak muncul, sudah menjadi bahan diskusi di masjid tersebut. Sayangnya masih belum bisa terwujud.

“Sebelum tercetus Rumah Ibadah Bergerak lama diskusi dan baru sebatas diskusi. Malam ini kita bergerak, dan menyambut baik program ini,” ucapnya.

Kegiatan seperti ini lanjutnya, menjadi momentum kebangkitan minimal warganya sekitar masjid dengan adanya kegiatan yang telah digagas tersebut. “Fokus pada pengentasan, pemberdayaan, pendampingan terhadap warga sekitar kepada yang terdampak ekonomi,” ucap bapak dua anak ini.

Bahkan, mereka sepakat untuk terus melanjutkan program tersebut. Selain itu Soetopo menambahkan, gerakan Rumah Ibadah Bergerah berbasis ibadah. Berkonsep rumah ibadah untuk menjadi alat kendali dalam permasalahan Covid-19.

“Kita bisa mengatasi termasuk mempersiapkan dan memberikan pelatihan pemulasaran jenazah,” ujarnya. 

“Selama ini dilakukan tenaga kesehatan dimasukkan peti tidak menjamin jenazah dikafani, tidak menjamin miring, apakah memenuhi syari, asal memenuhi kriteria medis,” terang Soetopo.

Sebelumnya tim Rumah Ibadah Bergerak sudah menyasar beberapa masjid, diantaranya Masjid Babul Jannah Jalan Sunimbar, Dusun Babatan, Desa Tegalgondo, Kabupaten Malang, Masjid Al Fatah Ali di Jalan Mayjen Panjaitan, Kota Malang.

Topik
pembayaran pajak daerahMasjid di Kota Batupenguasa mangkunegaran solo wafat
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru