Main di Sungai Amprong, Remaja Cemorokandang Tewas Tenggelam

Aug 14, 2021 20:14
Proses evakuasi IF, Sabtu (14/8/2021) sore. (Foto: Istimewa)
Proses evakuasi IF, Sabtu (14/8/2021) sore. (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Seorang remaja asal Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang,  dilaporkan tenggelam di Sungai Amprong, Kecamatan Kedungkandang, pada Sabtu (14/8/2021). Korban yang diketahui berinisial IF (17) merupakan warga Jalan Santoso RT 04 RW 05 Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang.

IF ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, setelah dilakukan pencarian oleh warga dan sejumlah relawan selama kurang lebih 2,5 jam. IF ditemukan berjarak sekitar 40 meter dari tempat dIa tenggelam. Atau tepatnya, ditemukan berada di bawah jembatan penghubung antar-desa.

Kapolsek Kedungkandang Kompol Yusuf Suryadi mengatakan, korban ditemukan oleh adik korban saat melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian bersama dengan relawan SAR Malang Raya dan masyarakat sekitar.

"Jadi, adik korban bersama relawan SAR Malang Raya dan masyarakat sekitar ini ikut mencari dengan turun langsung ke sungai. Saat sedang mencari itu, adik korban tersandung sesuatu. Setelah dipegang, ternyata itu  kaki  IF," ujar Kompol Yusuf, Sabtu (14/8/2021).

Setelah ditemukan, jenazah korban IF langsung dievakuasi dan dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA). Dari informasi yang dihimpun, korban diduga tenggelam karena terseret arus palung yang ada di dasar sungai tersebut. Sementara korban sendiri diketahui tidak mahir berenang.  

"Di dasar sungai itu terdapat palung yang cukup dalam, sekitar 4 hingga 5 meter. Korban yang diketahui tidak mahir berenang kemungkinan masuk ke dalam palung itu dan tenggelam terseret arus," jelasnya.

Pihak Polsek Kedungkandang langsung berkoordinasi dengan keluarga korban. Yang selanjutnya, pihak keluarga korban meminta agar jenazah IF segera dibawa ke rumah duka untuk dapat segera dikebumikan.

"Pihak keluarga tidak berkenan dilakukan autopsi. Dan pihak keluarga korban juga telah membuat surat pernyataan, menerima penyebab kematian korban murni karena musibah," imbuhnya.

Sementara sebelumnya, kejadian tersebut berawal saat IF bersama kedua temannya berinisial MIA (16) dan RI (16) bermain di sekitar Sungai Amprong sekitar pukul 13.00 WIB. Dari keterangan saksi, mereka bertiga loncat ke sungai, tepatnya dari bawah tiang pancang jembatan exit tol Madyopuro.

Setelah puas berenang, MIA dan RI pun ke pinggir sungai. Pada saat itulah, tiba tiba korban tenggelam lalu terhanyut arus sungai. MIA sendiri sempat memegang tangan korban dan berusaha menyelamatkannya. Namun karena kondisi tangan korban lemas, pegangan itu pun terlepas dan akhirnya korban tenggelam.

Topik
anak tenggelamSungai Amprong
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru