Rumah Ibadah Bergerak Berlanjut, Penyaluran Bantuan Dibarengi Ngaji Covid-19

Aug 14, 2021 18:44
Direktur JatimTIMES Lazuardi Firdaus bersama General Manager JatimTIMES Heryanto dalam pengajian yang dipimpin oleh Prof Bisri dalam gerakan Rumah Ibadah Bergerak. (Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES)
Direktur JatimTIMES Lazuardi Firdaus bersama General Manager JatimTIMES Heryanto dalam pengajian yang dipimpin oleh Prof Bisri dalam gerakan Rumah Ibadah Bergerak. (Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Gerakan Rumah Ibadah Bergerak terus melaju. Gerakan yang diinisiasi sejumlah tokoh di Malang bersama JatimTIMES ini secara konsisten menunjukkan aksi nyata.

 Kali ini, tim yang dipimpin oleh Direktur JatimTIMES Lazuardi Firdaus bersama General Manager JatimTIMES Heryanto menyasar Masjid Al-Fatah Ali di Jl Mayjend Panjaitan Kota Malang, Sabtu (14/8/2021). 

Kegiatan tersebut juga diisi dengan sebuah acara pengajian. Tema yang diambil dalam pengajian kali ini adalah tentang Peduli Covid-19. Adapun yang mengisi dalam pengajian sore ini adalah Prof Dr Ir H M. Bisri MS.

Setidaknya, kurang lebih 20 masyarakat setempat hadir dalam pengajian tersebut. Suasana gayeng dan ramah langsung terlihat saat JatimTIMES bersama sejumlah relawan hadir di Masjid Al-Fatah Ali sore itu. 

Prof Bisri yang juga sebagai ketua takmir Masjid Al-Fatah Ali mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi dan sangat mendukung kegiatan yang digelar. Menurut dia, sosialisasi terkait covid-19 seperti saat ini perlu untuk terus dilakukan.

"Saya sangat mendukung kegiatan ini. Bagaimanapun, ketika rakyat bergerak, itu kan berarti ada kebersamaan. Dan saya mendukung gerakan ini untuk bisa menyebar ke seluruh masjid yang ada di wilayah Malang Raya," ujar mantan rektor Universitas Brawijaya (UB) itu. 

Bisri berharap kegiatan semacam ini terus dilakukan. Terutama seperti yang disampaikan dalam pengajian yang membahas soal covid-19 ini, ia berharap agar ada kemandirian pada masyarakat. Sehingga, masyarakat paling tidak memiliki pemahaman yang cukup terkait vovid-19. 

"Masyarakat bisa mulai mandiri untuk mengelola diri sendiri terhadap virus corona ini. Jadi, masyarakat harus tahu bagaimana dan apa yang harus dilakukan saat terkena virus corona sehingga tidak merepotkan pihak lain atau pemerintah. Terkecuali memang ada komorbid (penyakit penyerta) yang membuat gejalanya memberat," ungkapnya. 

Sementara itu, Direktur JatimTIMES Lazuardi Firdaus menyampaikan terima kasihnya atas semua support dari berbagai pihak hingga gerakan Rumah Ibadah Bergerak dapat berjalan konsisten hingga saat ini. Terutama untuk berkontribusi dalam menanggulangi dampak penyebaran covid-19. 

"Tentu saya sangat bersyukur bahwa hingga saat ini kami (JatimTIMES) masih bisa konsisten menjangkau masyarakat untuk bisa berkontribusi dalam upaya penanganan covid-19 ini. Selain itu, saya berterima kasih tentunya atas dukungan dari semua pihak, baik relawan atau pihak lain, yang turut mengulurkan tangannya untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak melalui Gerakan Rumah Ibadah Bergerak ini," ujar dia. 

Selain itu,  Firdaus mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan kali ini merupakan bentuk kepedulian dermawan kepada masyarakat. Sebab, pada masa pandemi covid-19 ini, segala sektor terdampak sehingga tentu diharapkan bantuan tersebut dapat disalurkan dengan tepat sasaran

“Banyak para dermawan yang mau menunjukkan tangan. Hal baik ini harus dikawal bersama untuk kebaikan masyarakat. Salah satunya, kami juga berterima kasih kepada Polresta Malang Kota yang juga telah menyalurkan bantuannya berupa 1 ton beras," kata dia. 

Topik
Rumah Ibadah Lawan Covid 19Prof Mohammad BisriJatim TimesPeduli Covid 19
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru