Pasien Positif Covid-19 di Kota Batu Dilarang Isolasi Mandiri, Harus di Shelter

Aug 13, 2021 19:26
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat berdiskusi dengan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko di Yayasan Pelayanan Pekabaran Injil Indonesia (YPPII) Jalan Indragiri, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu. (Foto: istimewa)
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat berdiskusi dengan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko di Yayasan Pelayanan Pekabaran Injil Indonesia (YPPII) Jalan Indragiri, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu. (Foto: istimewa)

BATUTIMES - Pasien positif covid-19 dilarang melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah. Hal itu terungkap saat Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan bersama Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin melihat situasi dan kondisi pandemi covid-19 dan melakukan rapat koordinasi serta evaluasi  di Korem 084/Baladhika Jaya di Kota Malang.

“Ada evaluasi yang harus dilakukan dan insya Allah seminggu ke depan harus kita eksekusi. Antara lain paling penting adalah tidak boleh isolasi mandiri di rumah,” ungkap Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko.

Ia menambahkan, seluruh warganya yang terkonfirmasi positif covid-19 harus masuk isolasi terpusat di Yayasan Pelayanan Pekabaran Injil Indonesia (YPPII) Jalan Indragiri, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu. “Jadi, semua yang terkonfirm harus masuk isoter. Itu intinya,” imbuhnya.

Hal tersebut harus dilakukan sesuai dengan arahan menko marves  dan menkes saat rakor evaluasi. Alasannya, isolasi mandiri menyebabkan situasi dan kondisi kurang terkontrol.

“Kemudian bisa cepat menularkan kepada keluarga atau orang sekitarnya. Jadi, lebih baik harus isolasi mandiri,” ujar istri Eddy Rumpoko ini. Upaya itu harus dilakukan demi menurunkan angka pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Batu.

Saat ini jumlah tempat tidur yang disiapkan totalnya ada 400 bed. Ada juga yang disiapkan di desa/kelurahan di Kota Batu. Hanya, bed di desa/kelurahan belum terpakai karena seluruhnya masih terpusat di shelter YPPII.

“Kami punya 400 tempat tidur. Setiap kelurahan/desa ada. Tetapi yang posisi saat ini rata-rata tidak terisi karena isoter masih ada kamarnya,” ujarnya.

Sedangkan saat ini sudah 75 pasien konfirmasi tengah berada di isoter YPPII Kota Batu. Dengan demikian, di sana masih tersisa 81 tempat tidur yang kosong.

Mereka yang harus berada di isoter merupakan pasien konfirm positif yang memiliki gejala ringan dan orang tanpa gejala (OTG). “Kalau yang gejala sedang sudah langsung masuk rumah sakit,” tutupnya.

Topik
Isolasi MandiriWali Kota BatuDewanti RumpokoShelter Covid 19 Kota Batu
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru