Semangati Warga Agar Tak Takut Swab, Menko Luhut Akui Swab Jadi Rutinitasnya

Aug 13, 2021 17:05
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan saat mempraktikkan diswab di YPPII Kota Batu. (Foto: istimewa)
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan saat mempraktikkan diswab di YPPII Kota Batu. (Foto: istimewa)

BATUTIMES - Dalam kunjungan melihat kondisi pandemi Covid-19 di Kota Batu, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin beberkan jika dirinya tidak terlepas dari swab.

Luhut menceritakan di tengah-tengah kunjungannya di Yayasan Pelayanan Pekabaran Injil Indonesia (YPPII), Kelurahan Songgokerto, Jumat (13/8/2021). Melakukan swab di tengah pandemi Covid-19 bisa dikatakan menjadi rutinitasnya saat ini.

Bahkan dalam satu minggu, ia bersama para menteri harus menjalani swab sebanyak tiga sampai empat kali. Apalagi jika ia harus bertemu dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

“Dua kali swab se-minggu, bisa tiga sampai empat kali kalau ketemu presiden swab dulu,” ucapnya sambil tertawa. Sambil mengungkapkan hal tersebut Luhut mempraktikkan saat tenaga kesehatan memasukkan alat pada mulut dan hidungnya.

Baginya swab bukan hal aneh di masa pandemi Covid-19. “Swab itu para menteri tiga sampai empat kali, hidung dan tenggorokan saya ini bagaimana,” ujar Luhut.

Luhut mengimbau supaya jangan takut untuk melakukan swab. Sebab jika tidak diketahui lebih dini bisa mencederai keluarga dan teman sekitar. Jika didapati hasil positif malah bisa mendapatkan penanganan yang maksimal dari pemerintah kota selama di isoter.

“Kita rawat masuk isoter, kamu pasti turun jangan pernah takut diswab jangan pernah  takut diswab. Covid itu kalau tidak diurus dengan baik bisa mencederai,” ucapnya.

Kehadiran ke-dua menteri tersebut tidak berlangsung lama untuk melihat kondisi di isoter. Kurang lebih hanya berlangsung selama 10 menit. Sebelumnya mereka juga melihat proses vaksinasi di Puskesmas Junrejo, Kecamatan Batu. Kemudian mereka menuju Kota Malang.

Sedang dalam monitoring ini dua menteri didampingi oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, Kapolres Batu Catur Cahyono Wibowo, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah lainnya.

Topik
Luhut Binsar Panjaitanpantau ppkmCovid 19covid 19 kota batubantuan covid 19 bondowosoppkm kota batu
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru