Perasaan Takut dan Kegembiraan Warnai Vaksinasi Covid-19 Disabilitas Kota Batu

Aug 10, 2021 16:48
Salah satu disabilitas saat disuntik vaksin Covid-19 di Polres Batu, Selasa (10/8/2021). (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)
Salah satu disabilitas saat disuntik vaksin Covid-19 di Polres Batu, Selasa (10/8/2021). (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)

BATUTIMES - Vaksinasi Covid-19 kategori disabilitas mulai dilakukan di Kota Batu. Reaksi dari para disabilitas yang mengikuti vaksin pun beragam, mulai dari yang takut, gembira, dan sebagainya di Polres Batu, Selasa (10/8/2021).

Terlihat sejak pagi, beberapa orang mulai berdatangan di depan pintu masuk Polres Batu. Para petugas Polres Batu sudah standby untuk membantu para disabilitas yang datang untuk vaksinasi di sana.

Ada peserta vaksinasi yang menggunakan tongkat, ada juga yang menggunakan kursi roda, dan sebagainya. Semuanya datang menuju tempat vaksinasi dibantu oleh petugas Polres Batu mulai dari digandeng hingga didorong kursi rodanya.

Mereka datang dengan penuh semangat untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 ini. Sesampainya mereka datang di lokasi, langsung duduk, dan menunggu petugas kesehatan memanggil mereka untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Setelah mendapatkan pemeriksaan kesehatan, terlihat wajah-wajah peserta nampak mulai ada yang grogi, ada yang tenang, dan sebagainya. Mendapati panggilan menuju tenaga kesehatan untuk disuntik, ada yang tertawa, ada juga yang memalingkan wajah untuk tidak melihat jarum suntik.

Seperti halnya Edi Winarko mengatakan, sempat merasa takut saat disuntikkan vaksinasi Covid-19. Tetapi ia tidak tahu rasa takut itu datang lantaran jarum suntik yang masuk ke kulitnya atau efek samping dari vaksinasi tersebut.

“Iya sedikit ada rasa takut tadi waktu divaksin. Tapi gak tahu takutnya kenapa,” ungkap pria yang juga fotografer Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko ini.

Akan tetapi canda tawa saat vaksinasi Covid-19 berlangsung sangat hangat saat hadirnya Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. Dewanti ikut menghibur mereka yang takut saat vaksinasi.

Setelah mereka selesai vaksinasi, para peserta tambah ceria lantaran bisa membawa pulang paket sembako yang memang disiapkan oleh petugas. Menurut Edi, bagi yang belum mengikuti vaksinasi supaya segera mendaftar.

“Ayo semangat jangan menyerah,” ucapnya. Sedang untuk vaksinasi dosis pertama itu disediakan kuota sebanyak 250 orang yang hanya dilakukan pada satu titik lokasi.

Satu titik lokasi itu terpusat di Polres Batu, Kecamatan Junrejo. Vaksinasi ditujukan kepada warga disabilitas fisik dan mental. Bagi penyandang cacat fisik seperti tuna rungu, tuna netra, tuna wicara, dan cacat tubuh.

Sedangkan untuk penyandang cacat mental seperti downsyndrome, dan gangguan jiwa terkontrol. Dan yang usianya 18 tahun ke atas, memiliki kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK).

Topik
vaksinasi kota batuVaksinasi Covid 19Vaksin Covid 19anak kades dangdutanlarung sesaji pantai selatanDisabilitas Kota Batu
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru