Luhut: Kalau ke Restoran dan Belanja Nggak Pakai Kartu Vaksin, Tolak

Aug 09, 2021 10:09
Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Kompas.com)
Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Kompas.com)

INDONESIATIMES - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, bahwa saat ini pemerintah sedang merencanakan secara bertahap menjadikan kartu vaksin sebagai syarat masyarakat untuk mengakses tempat umum. Kartu atau sertifikat vaksin nantinya akan jadi syarat, misalnya untuk masuk ke pusat perbelanjaan hingga restoran.

Luhut mengatakan bagi mereka yang tidak memiliki sertifikat vaksin akan ditolak dan tidak boleh masuk ke tempat umum tersebut. "Jadi nanti kalian pergi ke restoran enggak pakai ini, tolak. Belanja enggak pakai ini, tolak. Karena ini demi keselamatan kita semua," ujar Luhut.

Terkait dengan ketersediaan stok vaksin, Luhut memastikan tidak ada masalah. Lantaran dalam waktu dekat akan ada 70 juta dosis vaksin yang datang ke Indonesia. 

Sehingga target vaksinasi bisa dilakukan lebih dan dan segera mencapai target. "Presiden sudah memerintahkan kami untuk bulan ini dan bulan depan itu rata-rata 70 juta lebih per bulan akan disuntikan. Jadi Jawa dan Bali per hari hampir 2,3 juta orang harus disuntik," terangnya. 

Seperti diketahui, dalam penanganan Covid-19 ini, Luhut ditunjuk oleh Presiden Jokowi sebagai komandan penerapan PPKM Jawa-Bali yang sudah dilakukan sejak 3-20 Juli 2021 hingga diperpanjang sampai hari ini 9 Agustus 2021. 

Topik
Luhut Binsar Pandjaitanbayu ottonovita ordiana winardi
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru