Heboh Masker Bekas Beraroma Vagina Dijual di Situs Beli Online, Harganya Capai Jutaan

Aug 09, 2021 08:50
Masker (Foto: Expert)
Masker (Foto: Expert)

INDONESIATIMES - Masker saat ini menjadi salah 1 barang yang dibutuhkan di tengah pandemi Covid-19. Masker sangat efektif melindungi diri dan orang-orang di sekitar kita dari penyakit, khususnya selama pandemi Covid-19. 

Namun, tak bisa dipungkiri, mengenakan masker memang tidak nyaman sama sekali bagi beberapa orang. Pasalnya, kita bisa sulit bernapas lega dan gampang jerawatan.

Kacamata juga berembun akibat embusan napas yang tertutup masker. Kendati demikian, bagi segelintir orang, masker juga dapat memuaskan hasrat terdalam. 

Beberapa dari mereka bahkan rela merogoh kocek untuk membeli masker mahal yang mengeluarkan aroma kaki atau kemaluan perempuan (vagina). Masker aroma vagina tersebut banyak dijual di situs jual beli. “Bayangkan kalian menikmati aromaku sambil belanja di supermarket,” bunyi iklan di situs jual-beli celana dalam bekas, Snifffr.

“Saya bisa bikin masker terasa lebih nikmat!" lanjutnya.

Penjual tersebut mengaku sudah hampir setahun berjualan celana dalam, kaus kaki dan masker bekas di situs tersebut. 

“Orang sepertinya menyukai [masker] ini karena bisa memuaskan fetish di tempat umum. Hanya mereka yang tahu rahasianya, sehingga lebih berisiko dan menyenangkan,” tuturnya. 

“Saya pribadi senang mengetahui masker yang diselipkan ke celana dalam atau sepatuku dipakai orang lain," tambahnya lagi. 

Posisi masker diselipkan akan menentukan mahal tidaknya produk tersebut. Selain di celana dalam atau kaus kaki, pembeli juga bisa memilih untuk dimasukkan ke dalam bra atau dipakaikan ke wajah.

Di Snifffr sendiri, harga masker bekas berkisar antara US$5-US$250 (Rp70.000-3.500.000), tapi rata-rata dijual US$15 (Rp210 ribu). Meski yang paling banyak dijual adalah masker bedah sekali pakai, tidak sedikit juga yang mengiklankan masker kain dengan berbagai motif dan desain lainnya. 

Masker bedah 3 lapis mampu mencegah aroma yang keluar masuk, sehingga tak ada 1 orang pun yang tahu pengguna sedang menghirup apa di balik masker. “Bekas di satu sisi biasanya tidak akan terlihat seluruhnya,” ujar Laceysniffs, penjual masker bekas di Reddit yang memberi tahu VICE. 

Ia mulai berjualan masker beberapa bulan lalu sesuai permintaan pelanggan. Laceysniffs telah menjual 4 masker beraroma sejauh ini (“dua masker bau kencing, satu bau pantat, satu bau kaki”). 

Jika pelanggan membeli banyak barang darinya, ia akan menggratiskan satu masker bekas. Masker yang diselipkan di selangkangan atau kaki seharian penuh dibanderol 5 dolar (Rp 70 ribu). Sementara , harga masker yang telah dikencingi dan dikeringkan 3 kali yaitu 10 dolar (Rp140 ribu).

Ada pula penjual bernama Sidney77 yang menjual masker di Reddit sejak Maret lalu. “Saya ingin menawarkan hal baru dan menarik yang membuat orang bahagia di masa-masa sulit,” ungkapnya. 

Menurutnya, orang yang tidak beli pun menyukai ide ini. Sidney77 memasang harga 20 dolar (Rp280 ribu) untuk pembelian pertama, sedangkan pembelian selanjutnya dihargai lima dolar saja. 

Pelanggan akan mendapatkan 1 set foto dirinya. Kira-kira sudah 10-20 masker yang laku terjual. Kedekatan dengan bagian intim seseorang menjadi daya tarik pussy mask. Pembeli akan bisa mencium aroma khasnya tanpa perlu malu ketahuan orang lain.

“Kebanyakan pelangganku punya fetish aroma tubuh. Bagi mereka, menghirup aroma saya erat-erat di wajah sangat erotis dan menyenangkan,” terangnya. 

Memenuhi fantasi liar di ruang publik juga menjadi alasan popularitas produk ini. Sebagaimana dikatakan Sidney77, pembeli secara tidak langsung “berbagi keintiman” dengan dirinya meski berada di tempat terbuka.

Kendati demikian, perlu kalian ingat sebelum membeli adalah masker bekas tidak bagus untuk kesehatan. Virus Covid-19 bisa menular dari feses atau cairan seksual, walau akan mati dalam beberapa jam setelah menyentuh permukaan.

Topik
masker bekasmasker aroma kemaluanmasker aroma kemaluanmasker aroma vagina
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru