Pemkab Malang Pastikan Beras Bantuan PPKM dalam Kondisi Fresh

Aug 07, 2021 21:43
Bupati Malang HM. Sanusi dan Wabup Malang Didik Gatot Subroto saat meninjau kondisi beras bantuan PPKM di Gudang Bulog Malang beberapa waktu lalu.
Bupati Malang HM. Sanusi dan Wabup Malang Didik Gatot Subroto saat meninjau kondisi beras bantuan PPKM di Gudang Bulog Malang beberapa waktu lalu.

MALANGTIMES - Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Malang memastikan bahwa beras bantuan bagi warga yang terdampak Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) layak konsumsi dan tidak berkutu. Beras yang disalurkan itu diambil dari stok yang ada di Badan Urusan Logistik (Bulog).

Bantuan itu sendiri merupakan bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang menunjuk Bulog untuk diteruskan kepada Dinas Sosial (Dinsos) sebagai pelaksana. Bahkan, Pemkab Malang juga menjamin bahwa beras tersebut layak konsumsi.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang Agung Purwanto mengatakan, pemkab telah melakukan pengecekan terhadap kondisi beras sebelum diberikan kepada warga.  "Sebelum diberikan, beras yang ada di Bulog sudah kami cek dan kondisi semuanya masih bagus," ujarnya. 

Menurut Agung, beras yang ada di gudang Bulog Malang tersebut merupakan hasil panen padi yang ada di Malang Raya. Hal itulah yang menjadi jaminan sehingga pihaknya memastikan bahwa beras yang didistribusikan untuk bantuan kondisinya bagus dan fresh.

"Beras itu hasil dari pertanian padi di Malang Raya, yang didominasi petani Kabupaten Malang. Jadi, beras di sana kondisinya masih fresh dan sangat layak dikonsumsi," imbuhnya.

Namun, Agung menjelaskan bahwa pihaknya tetap memberi ruang kepada masyarakat untuk melapor jika menemukan adanya simpanan berasnya ternyata ada yang tidak layak konsumsi. Ia mengarahkan agar masyarakat bisa melapor ke Pemkab Malang jika menemukan hal itu.

"Beras itu disimpan tidak terlalu lama sampai bertahun-tahun. Kondisi gudangnya juga terus dijaga," terangnya.

Pemberian bantuan beras tersebut, tambah Agung, merupakan bentuk perhatian pemerintah untuk membantu warga yang terdampak PPKM.

Sementara itu, total beras yang disalurkan untuk bantuan tersebut sebanyak 2.001,08 ton. Dan akan dibagikan kepada 201.108 keluarga penerima manfaat. "Namun insya Allah tidak ada temuan beras jelek dan semoga saja tidak ada," tutupnya. 

Sementara itu, Bupati Malang HM. Sanusi mengatakan bahwa bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi covid-19. Terlebih di masa PPKM ini, dia menargetkan bantuan tersebut bisa menyentuh seluruh masyarakat terdampak di 33 kecamatan se-Kabupaten Malang. 

Topik
Pemkab MalangKKN mahasiswa Untag
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru