Minat Warga Ikut Vaksinasi Covid-19 Tinggi, Pemkab Malang Tunggu Pasokan Vaksin

Aug 04, 2021 20:19
Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Malang (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)
Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Malang (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Tingginya minat warga Kabupaten Malang mengikuti vaksinasi Covid-19 tidak diimbangi dengan ketersediaan vaksin dan tempat penyimpangan. Pasokan vaksin dari pusat tidak sekaligus bagi 70 persen penduduk di Kabupaten Malang, melainkan didistribusikan secara bertahap. 

“Memang (dosis vaksin) tidak sekali kirim, karena ada masa kedaluwarsa vaksin,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo kepada MalangTIMES.

Pengiriman vaksin tidak sekaligus itu, sambung dia, juga beralasan karena penyimpanan vaksin yang dimiliki Pemkab Malang juga terbatas. Cold storage yang dimiliki Pemkab Malang tidak bisa menampun jika vaksin dikirim sekaligus. “Cold storage kami juga terbatas, kami memiliki kapasitas 80 ribu. Satu kulkas memiliki cold storage dengan kapasitas 20 ribu per pintu,” terang Arbani.

Namun dalam hal ini, Arbani menegaskan bahwa pihaknya mampu menjalankan vaksinasi dengan catatan persediaan masih ada. Sebab, saat ini antusias masyarakat dalam menjalani vaksin cukup tinggi. “Ya tetap dengan catatan vaksin tersedia. Jadi mulai pusat, provinsi hingga daerah itu alurnya jelas,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, saat ini sudah 13 persen masyarakat Kabupaten Malang tersuntik vaksin. Angka tersebut masih jauh dengan target 70 persen dari jumlah total penduduk Kabupaten Malang. 

Topik
Arbani Mukti WibowoVaksinasi Covid 19
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru