Stok Vaksin Terbatas, Vaksinasi Siswa di Kabupaten Malang Masih Menunggu

Aug 04, 2021 18:21
Kepala Dindik Kabupaten Malang Rahmat Hardijono. (Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES)
Kepala Dindik Kabupaten Malang Rahmat Hardijono. (Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Vaksinasi bagi siswa di Kabupaten Malang hingga saat ini masih belum terealisasi.  Itu lantaran stok vaksin yang masih belum tersedia.

Padahal, ssebenarya,  Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Malang sudah menyetorkan data jumlah siswa yang rencananya akan divaksin ke pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang. 

Kepala Dindik Kabupaten Malang Rahmat Hardijono mengatakan, setidaknya ada sekitar 139 ribu siswa yang diajukan untuk divaksin. Menurut Rahmat, data tersebut juga telah sesuai dengan yang ada di data pokok pendidikan (dapodik). 

"Sudah. Datanya sudah kami setorkan ke Dinkes. Tapi memang hingga saat ini, keterangan yang kami terima, vaksinnya memang belum ada," ujar Rahmat saat ditemui di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (4/8/2021) sore. 

Rahmat menjelaskan, ratusan ribu siswa yang didaftarkan tersebut berada di dalam rentang usia 12 sampai 17 tahun.  Menurut dia, hal itu juga sudah sesuai dengan arahan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bahwa vaksin diperbolehkan bagi siswa yang berusia di 12 sampai 17 tahun. 

"Rentangnya di usia 12-17 tahun. Tapi memang dibatasi sampai SMP. Karena kan juga ada anak itu usianya 17 tahun tapi masih SMP. Ada juga yang 17 tahun tapi sudah SMA (sekolah menengah atas). Karena tanggung jawab kami kan sampai SMP. Itu pun masih belum yang madrasah. Yang madrasah kami harus koordinasi lagi dengan Pak Mustain (kepala Kemenag Kabupaten Malang)," terang Rahmat. 

Dia sebenarnya berharap bahwa vaksinasi bagi siswa di Kabupaten Malang bisa segera dilakukan. Pasalnya, hal itu juga menjadi arahan pemerintah pusat melalui Kemenkes. Rahmat  berpendapat bahwa percepatan vaksinasi kemungkinan juga dapat berdampak pada percepatan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka. 

"Kalau saya minta secepatnya. Sekitar dua minggu lalu, kami juga sudah bilang ke Pak Kadinkes. Bilangnya memang nanti akan disiapkan semua. Tapi mau gimana lagi. Memang belum ada. Inginnya lebih cepat lebih bagus. Gurunya sudah divaksin, kalau siswanya sudah divaksin, kan paling tidak sistem imunnya bisa meningkat walaupun tidak menjamin. Sehingga, (kegiatan belajar mengajar tatap muka) bisa segera digelar," ungkap dia.

Selain itu, sebagai informasi, Rahmat menjelaskan bahwa teknis pelaksanaan vaksinasi bagi siswa di Kabupaten Malang diserahkan ke pemerintah daerah. Vaksinasi rencananya nanti akan digelar di sekolah. 

"Kami sudah koordinasi dengan kepala sekolah melalui MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah). Bahwa nanti rencananya pelaksanaan (vaksinasi) bisa di sekolah. Jadi, nanti siswa di sekitar sekolah tersebut bisa lebih mudah," pungkasnya.

Topik
Vaksinasi pelajar Kota MalangPemkab Malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru