1000 Pelajar SMAN 2 Kota Malang Jalani Vaksinasi, Siswa Sempat Deg-Degan

Aug 04, 2021 12:27
Para siswa SMAN 2 Kota Malang saat mengikuti vaksinasi (Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)
Para siswa SMAN 2 Kota Malang saat mengikuti vaksinasi (Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Vaksinasi pelajar mulai dilakukan di Kota Malang. 1000 pelajar SMAN 2 Kota Malang, melakukan vaksinasi di aula SMAN 2 Kota Malang, Rabu (4/8/2021). Seluruh siswa, baik dari kelas 10 hingga kelas 12, secara bergilir menjalani vaksinasi.

Kepala SMAN 2 Malang, Drs Hariyanto, MPd menjelaskan, jika vaksinasi ini, merupakan program dari Provinsi Jawa Timur dan serentak dilakukan hari ini. Untuk kuota vaksin maksimal saat ini 1000. Akan tetapi, beberapa siswa ada yang telah melakukan vaksinasi sehingga kian mengurangi kuota yang terpakai. 

"Belum lagi, nanti hasil screening kan ada mungkin yang tidak memungkinkan untuk divaksin karena satu hal, tentu ini juga akan mengurangi kuota. Baru yang belum bisa itu dilakukan (vaksin) pada periode berikutnya," jelasnya. 

1

Dalam pelaksanaan vaksinasi ini, ditargetkan bisa selesai dalam satu hari. Karena itu, proses vaksin dilakukan secara bergiliran antar tingkat kelas. Pada pukul 08.30 - 09.30 wib, dilakukan vaksinasi kelas 12, 0.9.30 wib- 12.00 wib dilakukan vaksinasi kelas 11 dan 12.30 wib sampai 14.30 wib dilakukan vaksinasi kelas 10.

"Jadi ada tiga shift. Sehingga tidak berkerumun, targetnya satu hari selesai," jelasnya.

Sebelum dilakukan vaksinasi, para siswa juga diwajibkan untuk meminta izin kepada orang tua, yang itu disertakan dalam form pendaftaran di google form. 

Dengan adanya vaksinasi ini, pihaknya berharap, bisa segera terbentuk herd immunity para siswa, sehingga, usai para pendidik telah divaksinasi, kemudian menyusul para siswa yang juga divaksinasi, bisa mendorong percepatan untuk terwujudnya pembelajaran tatap muka.

2

Sementara itu, Emayong, salah satu wali murid mengatakan, jika pihaknya sangat mendukung program vaksinasi tersebut. Dengan dilakukan vaksinasi, tentunya semakin membuat orang tua tenang dan tak was-was kala anaknya melakukan sebuah aktivitas. 

Bukan hanya itu, adanya vaksinasi tentunya semakin mendorong siswa untuk terlaksananya pembelajaran tatap muka. Sebab, tak dipungkiri, banyak siswa yang telah jenuh dan kangen untuk melakukan sekolah secara offline.

"Kami dukung, ya meskipun sempat was-was dengar berita-berita tentang vaksin, tapi kami yakin vaksinasi ini baik, sehingga pembelajaran offline bisa segera dilakukan, meskipun pembelajaran daring bukannya tidak baik, tapi tentunya akan lebih baik jika secara langsung," beber warga Araya tersebut.

Salah satu siswa, yakni Sabrina Natasya (17) mengakui, sebelum mengikuti vaksinasi sempat merasa was-was. Hal itu lantaran, banyak di antara pemberitaan yang beredar dampak-dampak vaksinasi. Akan tetapi, dirinya mengaku jika rasa- was-was itu hilang setelah petugas juga membantunya dan memberikan penjelasan tentang vaksinasi.

"Sempet deg-degan, takut juga. Tapi sama petugas tapi langsung diajak ngobrol, biar nggak takut dan stres. Sebelum vaksin tadi juga persiapan makan dan minum air putih," pungkasnya.

Topik
Vaksinasi Covid 19Vaksin Covid 19vaksinasi kota malangVaksinasi pelajar Kota MalangSMAN 2 Kota MalangLawan Covid 19
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru