Anak Akidi Tio Juga Diduga Terbelit Kasus di Polda Metro Jaya, Ini Penjelasan Polisi

Aug 03, 2021 13:31
Heriyanti saat berada di Polda Sumsel (Foto: Partner Harian disway)
Heriyanti saat berada di Polda Sumsel (Foto: Partner Harian disway)

INDONESIATIMES - Anak Akidi Tio, Heryanti kini tengah menjadi sorotan publik. Hal itu berkaitan dengan dana hibah untuk membantu penanganan Covid-19 di Sumatera Selatan senilai Rp 2 triliun. 

Namun sayang, hingga kini uang tersebut belum ada wujudnya. Sehingga Heryanti diduga telah melakukan penipuan. Tak cuma itu, Heryanti juga diduga terbelit kasus hukum di Polda Metro Jaya.

Kasus tersebut berdasarkan laporan dari seseorang bernama Ju Bang Kioh. Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/1025/II/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ, tanggal 14 Februari 2020 lalu. 

"Saya cek dulu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus Selasa (3/8/2021).

Dalam surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP) yang beredar, diketahui bahwa penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah memanggil sejumlah saksi untuk mengusut laporan tersebut. Termasuk juga dengan Ju Bang Kioh selaku pelapor.

Masih dalam SP2HP, dituliskan bahwa Heryanti selaku terlapor sudah pernah dipanggil oleh pihak penyidik. Namun, yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan.

"2 kali memanggil terlapor sdri Heryanti Tio," demikian tertulis dalam SP2HP.

Seperti diketahui, saat ini Heryanti juga sedang terlibat proses hukum di Polda Sumatera Selatan (Sumsel). Ini terkait polemik rencana pemberian bantuan sebesar Rp 2 triliun kepada Kapolda Sumsel Inspektur Jenderal Eko Indra Heri untuk penanganan Covid-19 di Sumsel.

Dalam kasus ini, Direktur Intelkam Polda Sumsel Kombes Ratno Kuncoro sempat menyatakan bahwa Heryanti telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat pasal 15 dan 16 UU Nomor 1 Tahun 1946.

Namun tak berselang lama, pernyataan itu dibantah oleh Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi. Menurut Supriadi, status Heryanti masih dalam proses pemeriksaan dan belum ditetapkan sebagai tersangka.

Heryanti diperiksa pada Senin (2/8/2021) dan dihentikan pada pukul 22.00 WIB lantaran sudah larut malam. Kemudian Selasa (3/8/2021), rencananya, Heryanti akan kembali diperiksa oleh penyidik Ditreskrimum Polda Sumsel.

"Pagi ini masih akan dilakukan pendalaman kepada yang bersangkutan. Kita belum bisa memberikan kepastian apakah BG (bilyet giro) tersebut dicairkan atau belum," ujar Supriadi.

Topik
data vaksinasi kabupaten malangHeryantivaksin ketigadugaan penipuankriminal kota malangPolda Metro Jaya
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru