Tunggu Kelengkapan Pengajuan, Pemkab Malang Segera Kucurkan Dana Ratusan Miliar untuk Pemdes

Aug 02, 2021 18:59
Plt Kepala DPMD Kabupaten Malang, Suwadji.
Plt Kepala DPMD Kabupaten Malang, Suwadji.

MALANGTIMES - Proses pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap II sedang berlangsung. Saat ini, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang sedang menunggu pengajuan dari masing-masing Pemerintah Desa (Pemdes).

Plt Kepala DPMD Kabupaten Malang, Suwadji mengatakan bahwa jika mengacu pada jadwal yang ditentukan, proses pengajuan untuk pencairan ADD sudah dibuka sejak Bulan Juni. Namun hingga saat ini, masih ada beberapa beberapa persyaratan yang masih harus dilengkapi oleh setiap Pemdes.

"Paling cepat itu sebenarnya di bulan Juni-Juli. Saat ini sedang proses, dan desa-desa minggu ini sanggup untuk berproses melakukan pencairan tahap II. Jadwalnya kan paling cepat Juni, tapi memang ada persyaratan yang harus dipenuhi," ujar Suwadji saat ditemui Senin (8/1/2021).

"Dari Pemdes diajukan ke DPMD, lalu diteruskan ke BKAD (Badan Keuangan dan Aset Daerah) dan jika memang sudah lengkap akan diproses untuk diteruskan ke rekening desa," imbuh Suwadji.

Berdasarkan informasi yang didapat dari DPMD Kabupaten Malang, pagu ADD Kabupaten Malang adalah sebesar Rp 193.248.702.100. Sementara hingga saat ini, pencairan tahap I sudah terealisasi 100 persen. Jumlahnya yakni 40 persen dari pagu atau sebesar Rp 77.299.480.840.

Sementara untuk besaran pagu Dana Desa (DD) Kabupaten Malang yang bersumber pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) adalah sebesar Rp 388.606.827.000. Dan berdasarkan catatan DPMD, hingga saat ini sudah terserap sebesar 55,91 persen. Atau sebesar Rp 217.271.835.800.

Namun begitu, ada perbedaan dalam penggunaan DD dan ADD. Yakni untuk penggunaan dalam penanganan Covid-19. Jika DD, masih diperbolehkan untuk kegiatan penanganan Covid-19. Seperti yang saat ini dilakukan untuk menunjang beberapa kebutuhan isolasi terpusat (isoter) yang didirikan setiap kecamatan.

"Kalau ADD beberapa di antaranya untuk SILTAP (penghasilan tetap) dan tunjangan BPD. Selain itu tunjangan RT bagi yang mampu. Itu saja biasanya sudah mepet. Jadi memang tidak untuk penanganan Covid-19," pungkasnya.

Topik
DPMD Kabupaten MalangSuwadji
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru