Panglima TNI Sebut Babinsa dan Bhabinkamtibmas seperti Upin-Ipin

Aug 01, 2021 15:08
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahanto ketika memberikan arahan kepada perwakilan Babinsa dan Bhabinkamtibmas di Malang.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahanto ketika memberikan arahan kepada perwakilan Babinsa dan Bhabinkamtibmas di Malang.

MALANGTIMES - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyebut bahwa Babinsa dan Bhabinkambtibmas seperti Upin-Ipin, tokoh serial kartun asal Negeri Jiran, Malaysia. Menurutnya Hadi Tjahjanto, analogi tersebut diberikan mengingat sinergitas TNI-POLRI yang begitu erat dalam upaya penekanan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia. Tak terkecuali di Malang, hingga di wilayah desa-desa. 

"Ada anekdot bagus, jadi saat ini Indonesia melihat para Bhabinkamtibmas dan Babinsa seperti Upin dan Ipin, saking akrabnya. Itu bagus sekali. Mereka saling bahu membahu beserta tenaga kesehatan sehingga menciptakan opini positif kepada sinergitas TNI-Polri yang terjalin selama ini," ujarnya saat melanjutkan kunjungannya ke Malang pada Minggu (1/8/2021). 

Dirinya berharap bahwa ke depan, tidak hanya Bhabinkamtibmas dan Babinsa saja yang menunjukkan sinergitasnya sebagai abdi negara. Namun ia juga mengingatkan tugas 3 pilar desa untuk terus bersinergi dalam mengatasi pandemi ini. Dia berharap semoga pandemi segera berakhir, dan optimistis Indonesia akan bangkit. "Masyarakat pasti senang TNI-Polri rukun, aman negara ini," ujar pria asal Singosari Kabupaten Malang ini.

Selain itu menurutnya, Malang menjadi salah satu dari beberapa wilayah di Jawa Timur yang mendapat perhatian khusus terhadap penyebaran Covid-19 ini. Dirinya juga menyempatkan mengecek kemampuan Tracer wilayah Kepanjen Kabupaten Malang sebelum melanjutkan lawatannya ke wilayah Mojokerto. 

Ia mengapresiasi personel TNI dan Polri yang bertugas sebagai tracer di wilayah Kepanjen. Yakni Pelda Sunaryo, Babinsa Koramil 0818/05 dan Bhabinkamtibmas Brigadir Bagus. Berdasarkan data yang ia terima, saat ini sudah ada 15 orang positif Covid-19 yang menjalani isolasi terpusat di Desa Jatirejoyoso. 

Untuk diketahui, Babinsa dan Babinkamtibmas yang menjadi tracer ini bertugas membantu pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam melakukan Tracing terhadap orang yang melakukan kontak erat dengan orang yang terpapar Covid-19. Tracer digital merupakan upaya bersama dalam meningkatkan rasio pelacakan sesuai standar Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Dirinya juga memberikan arahan terkait penggunaan aplikasi SiLacak termasuk pelaksanaan PPKM Mikro meliputi 3M, 3T (Tracing,Tracking dan Treatment), serta percepatan vaksinasi. "Laksanakan Tracing, Tracking kontak erat kemudian masukkan aplikasi SiLacak," pungkasnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mencatat bahwa selama masa PPKM ini, mobilitas masyarakat masih cukup tinggi. Hal tersebut juga membuat bahwa kasus positif Covid-19 didominasi oleh masyarakat usia produktif. Yakni 43 persen didominasi masyarakat berusia 20 sampai 44 tahun.

Topik
Panglima TNImobil miniseperti upin ipinseribu pekerja dirumahkan
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru